Tokoh Pembangkang CHP Turki, Muharrem Ince, Mengundurkan Diri Dan Akan Deklarasi Partainya Dalam Waktu Dekat

0
17
Muharrem Ince, Mantan Calon Presiden Turki 2018 melawan Erdogan

BERITATURKI.COM, Ankara- Mantan anggota parlemen oposisi utama Pemerintah incumbent Turki Partai Rakyat Republik (CHP) dan pembangkang Muharrem Ince mengumumkan bahwa ia akan segera mendirikan sebuah partai politik baru, ia menyampaikan bahwa anggota parlemen CHP yang baru-baru ini mengumumkan pengunduran diri akan bergabung bersamanya untuk menndirikan partai baru tersebut.

“Saya tidak khawatir tentang mendirikan partai dengan beberapa anggota parlemen. Kami akan membentuk struktur politik yang bisa mendapatkan 50 + 1% suara, ”kata Ince kepada Kantor Berita Demirören (DHA), seraya menambahkan bahwa dia akan segera mengajukan pengunduran dirinya (dari CHP).

Ince juga mengatakan anggota parlemen Mehmet Ali Çelebi, Hüseyin Avni Aksoy dan Özcan Özel, semua tokoh pembangkang di partai, akan bergabung dengan partainya yang baru didirikan. Mengkritik keras CHP karena mencoba membujuk anggota parlemen untuk tidak mengundurkan diri dari partai, Ince mengatakan CHP mulai menyebarkan kebohongan setelah ketiganya melanjutkan pengunduran diri.

“Mereka tidak akan mendapatkan apa-apa dengan pencemaran nama baik seperti itu,” katanya, saat dia menuduh para eksekutif CHP tidak memiliki rasa malu.

“Anda telah menghancurkan demokrasi di dalam partai Anda, jadi bagaimana Anda bisa membawa demokrasi ke negara ini?” Ince bertanya ketika dia mengkritik Ketua CHP Kemal Kılıçdaroğlu karena menjadi otoriter.

Terkait partainya, Ince mengatakan bahwa AD/ART partai sudah disiapkan dan sekitar 90% program sudah selesai.

Sebagai kandidat dari partai CHP dalam pemilihan presiden Turki 2018, Ince menerima lebih dari 30% suara, menempati posisi kedua di belakang pemenang putaran pertama, Presiden Recep Tayyip Erdoğan, dengan 53%. suara

Ince, yang telah meluncurkan kampanye Homeland in A Thousand Days pada Agustus lalu, berencana mengundurkan diri pada 1 Maret.

Para pembangkang menuduh Kılıçdaroğlu memiliki kemunafikan dalam mengkritik Erdoğan untuk apa yang disebut “aturan satu orang,” sambil dia sendiri mempertahankan cengkeraman yang kuat di dalam partainya. Mereka mengklaim bahwa Kılıçdaroğlu telah menjadi pelopor pemerintahan satu orang karena dia telah gagal untuk mundur meskipun partai tersebut telah kalah dalam banyak pemilihan umum di bawah kepemimpinannya. Para pembangkang juga mengkritik partai karena mencalonkan orang-orang yang tampaknya bertentangan dengan ideologi dan prinsip partai dan karena gagal meminta pertanggungjawaban pelanggar atas kesalahan mereka. Demikian Ince.

Sumber: Daily_Sabah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here