Pejabat Turki dan Libya Menandatangani Protokol Kerja Sama Ekonomi dan Teknologi

0
50
Menteri Industri dan Teknologi Turki Mustafa Varank (kanan) dan Gubernur Bank Sentral Libya Saddek Omar el Kaber saat pertemuan di Istanbul, Turki, 6 September 2020. (Foto oleh Kementerian Industri dan Teknologi. Foto melalui AA)

Pemerintah Turki dan Pemerintah Kesepakatan Nasional (GNA) Libya yang berbasis di Tripoli telah menandatangani kerjasama ekonomi dan teknologi

BERITATURKI.COM, Istanbul – Menteri Industri dan Teknologi Turki Mustafa Varank dan Gubernur Bank Sentral Libya Saddek Omar el Kaber dan Ketua Otoritas Investasi Libya (LIA) Dr. Ali Mahmoud berdiskusi duduk untuk pertemuan di Istanbul (06/09/2020), sebelum menandatangani protokol.

“Negara kami menghadapi banyak ancaman di bidang ekonomi, politik dan militer. Kami berjuang di samping Libya melawan beberapa ancaman bersama ini. Hal ini memungkinkan untuk menempatkan upaya kami pada basis yang lebih solid dengan lebih meningkatkan kerjasama di setiap bidang,” kata Varank.

Berbicara kepada media sebelum pertemuan, Varank mengatakan Turki dan Libya memiliki hubungan yang lebih dekat, bertentangan dengan pendekatan kepentingan bersama yang mendominasi dalam hubungan internasional.

Sejauh ini kerja sama yang lebih tinggi telah dicapai dalam kerjasama politik dan militer, tetapi sekarang saatnya untuk meningkatkan kerjasama ekonomi juga, katanya.

“Sekarang, kami memiliki tujuan untuk maju dengan proyek-proyek konkret di bidang ekonomi, teknologi, dan kewirausahaan,” tambah Varank.

Kedua negara akan melakukan proyek bersama di bidang investasi, kewirausahaan dan pengembangan teknologi.

“Kami akan berkontribusi pada pengembangan ekosistem kewirausahaan di Libya. Kami akan meningkatkan kapasitas teknologi dan kedalaman layanan keuangan. Kami juga akan bekerja sama dalam penggunaan teknologi baru dalam sistem keuangan, melakukan penelitian dan pengembangan dalam regulasi teknologi keuangan, dan mendirikan bengkel teknologi untuk kaum muda, “kata Varank.

Dia juga menekankan bahwa kedua negara akan mengambil langkah-langkah ke arah kerja sama dalam membangun dana modal ventura dalam beberapa hari mendatang atau “berinvestasi dalam dana di negara kita, terutama untuk mendukung inisiatif yang berorientasi pada teknologi.”

El Kaber mengatakan mereka mengikuti sistem perbankan Turki, yang kompatibel dengan sistem perbankan negara maju.

Bank Sentral Libya, bersama dengan sistem perbankan yang ada di negara tersebut membutuhkan peningkatan kapasitas, ujarnya. “Hal ini baik di bidang teknis maupun di bidang sumber daya manusia.”

Dia mengatakan mereka menyambut baik pendirian pusat teknologi. “Saya ingin menyampaikan bahwa kami juga membutuhkan pusat pelatihan untuk sumber daya manusia kami di bidang keuangan,” tambah gubernur bank sentral tersebut.

Sumber : Daily Sabah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here