Pejabat Tinggi Turki dan AS Membahas Hubungan Bilateral

0
26

Juru bicara kepresidenan Ibrahim Kalin mengadakan pembicaraan melalui telepon dengan Penasihat Keamanan Nasional AS Jake Sullivan.

BERITATURKI.COM, Ankara – Juru Bicara Kepresidenan Turki Ibrahim Kalin dan Penasihat Keamanan Nasional AS Jake Sullivan membahas hubungan bilateral melalui telepon pada hari Selasa (2/2/2021), sebuah pernyataan resmi mengatakan.

Selain hubungan Turki-AS, para pejabat tinggi membahas Mediterania Timur, Siprus, Afghanistan, Karabakh Atas, Suriah, Libya, dan pandemi COVID-19 selama percakapan hampir 1 jam.

Kedua pejabat sepakat untuk memperkuat dialog politik mengenai Suriah dan Libya, dan mencatat bahwa pertarungan bersama dan efektif sangat penting untuk menghadapi kelompok teror.

Situasi terbaru di kota Idlib barat laut Suriah juga dibahas, dengan para pejabat berpendapat masuknya pengungsi baru akan memicu ketidakstabilan regional dan krisis kemanusiaan yang membutuhkan tindakan nyata dan cepat.

Lebih lanjut, pembicaraan eksplorasi antara Turki dan Yunani diharapkan dapat berkontribusi pada perdamaian dan stabilitas di Mediterania Timur, menurut pernyataan tersebut.

Kalin dan Sullivan sepakat untuk memperkuat aliansi NATO, dan mengambil langkah-langkah yang mendorong perdamaian dan stabilitas regional dan global.

Kedua pejabat menyoroti pentingnya memperkuat hubungan Turki-AS di periode mendatang, tetap berhubungan dekat, dan menggunakan saluran dialog yang terbuka untuk kerja sama yang konstruktif.

Menurut pernyataan tersebut, Turki juga menyambut baik keputusan AS untuk kembali ke Perjanjian Paris (COP21) dan sangat penting untuk memiliki solidaritas internasional dalam konteks memerangi perubahan iklim.

Pernyataan tersebut menyimpulkan bahwa upaya bersama sangat penting untuk menyelesaikan perselisihan melalui perspektif baru, mengenai masalah-masalah seperti pengadaan S-400 Turki, penghapusannya dari program jet tempur F-35, dan dukungan AS untuk YPG yang dipandang Turki sebagai cabang Suriah. Kelompok teror PKK.

Pemerintahan AS yang baru dibentuk setelah pengambilan sumpah Presiden Joe Biden pada 20 Januari.

Sumber : Anadolu Agency

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here