Patung-patung Terakota Berusia 2.200 Tahun Ditemukan di Kota Kuno Turki

0
117
Koleksi patung terakota kuno yang ditemukan di Myra, Antalya (Foto : Hurriyet)

BERITATURKI.COM, Antalya – Lebih dari 50 patung terakota telah ditemukan di kota kuno Myra distrik Demre di provinsi selatan Antalya yang terdiri dari patung-patung tanah liat wanita, pria, dewa, dewi, domba jantan dan penunggang kuda yang diawetkan sebagian dan prasasti sumpah dari abad ke-1 dan ke-2 SM yang telah menggairahkan dunia arkeologi.

Artefak tersebut rencananya akan dipamerkan di Museum of Lycian Civilizations di Demre. Penggalian Myra dan Andriakee telah dilakukan di bawah arahan Profesor Nevzat Çevik atas nama Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata Turki dan Universitas Akdeniz. Karya penelitian tersebut menemukan lebih dari 50 patung terakota, yang berumur antara 2.000 hingga 2.200 tahun.

Menyatakan bahwa tujuan utama penggalian tahun 2020 adalah untuk mengungkap rahasia bangunan teater pada era Romawi, Çevik mengatakan bahwa mereka membentuk program kerja mereka terfokus dalam ruang lingkup ini. Ia mengatakan bahwa selama penggalian teater di kota kuno Myra saat mencari aset awal sebelum teater Romawi, dinding bangunan era Helenistik juga telah digali.

Çevik mengatakan bahwa selama masa penggalian, mereka juga menemukan teater kecil yang tersisa di bawah teater Romawi pada periode Helenistik dan sejumlah besar patung terakota, serta berbagai benda keramik, perunggu, timah dan perak yang tersebar di sekitar ruang itu.

Menunjukkan ketertarikannya pada keragaman patung wanita, pria, anak-anak, dewa, dewi, domba jantan, penunggang kuda, pembawa buah, wanita dengan anak-anak dan prasasti sumpah, Çevik berkata, “Kami menemukan koleksi patung terakota yang menakjubkan secara bersamaan. Kami belum menjangkau seluruh koleksi arkelologi ini. Seolah-olah orang-orang Myra telah dibangkitkan kembali, lari bersama dan dijangkau hari ini. Artefak yang utuh dan lengkap, ada ratusan lebih patung yang termasuk dalam koleksi tersebut, tetapi saat ini yang ditemukan sebanyak 40-50 buah.

Patung kuno dari era Hellenistik di Turki (Foto : Hurriyet)

Lebih lanjut Çevik menyebutkan, “Saat pecahannya bersatu, akan ada lebih banyak patung yang muncul. Patung-patung itu menampilkan refleksi kehidupan sehari-hari. Fakta bahwa sebagian pewarna diawetkan menunjukkan kepada kita warna pakaian yang mereka kenakan pada masanya. Penciptaan koleksi yang kaya dari berbagai macam patung yang luar biasa ini juga menunjukkan kepada kita teknologi pada masa itu dan perkembangan seni patung. Ini memberikan petunjuk yang kaya tentang apa yang ada pada abad ke-1 dan ke-2 SM. di Myra,” ungkapnya.

Ia juga menyatakan bahwa warna merah, biru dan merah muda digunakan dalam nuansa berbeda pada patung-patung terakota, Çevik berkata, “Beberapa dari karya, yang ditemukan bersama untuk pertama kalinya seperti koleksi yang kaya memberikan informasi penting tentang seni, budaya dan kepercayaan masyarakat pada masanya, yang merupakan karya unik sangat penting yang kami lihat untuk pertama kalinya.”

Çevik menyatakan bahwa penemuan patung terakota adalah hadiah musim penggalian tahun 2020 untuk Turki dan dunia arkeologi. Çevik mengatakan pembersihan, pelestarian dan pemulihan potongan-potongan itu, yang merupakan pekerjaan yang sangat sensitif dan panjang, terus berlanjut. Meskipun belum mencapai keseluruhan koleksi, mereka akan mempublikasikan dan membagikan detailnya dengan dunia ilmiah setelah proyek penggalian ini selesai.

Sumber : Hurriyet Daily

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here