Pasien Covid-19 di Turki Sembuh dengan Injeksi Plasma Imunitas

0
18
Hakki Agah Ermumcu, pasien Covid-19 yang sembuh di Turki (Foto : AA)

Penderita Covid-19 berjuang sendirian, jadi mereka harus kuat secara mental, kata Hakki Agah Ermumcu

BERITATURKI.COM, Konya – Hakki Agah Ermumcu, seorang insinyur sipil di Konya, yang tertular virus korona, berhasil melewati cobaan itu dengan perawatan plasma imunitas. Ermumcu mengatakan pada Jumat (11/09/2020) dia mengalami demam pada pertengahan Juli tetapi dia mengira mungkin kesehatan menurun karena cuaca panas dan pendingin udara.

“Tidak ada masalah dengan indra penciuman atau perasa saya dan tidak ada tanda sakit tenggorokan. Saya baru saja mengalami demam,” katanya, mengacu pada beberapa gejala yang terkait dengan Covid-19.

Dia mencatat bahwa dia pergi ke rumah sakit dan menjalani CT scan. Dia mengatakan dia ingin diuji kesehatan Covid-19 untuk memastikan penyakitnya tetapi takut dengan kerumunan di rumah sakit.

Setelah dirawat di rumah sakit, dia mengatakan dia mulai merasa lemah dan kesulitan bernapas. “Saya sendirian di kamar. Obat-obatan diberikan di pintu. Makanan anda ditinggalkan di pintu. Tidak ada yang berani masuk ke kamar anda. Penyakit anda semakin parah,” ungkapnya.

“Anda tidak nafsu makan dan minum obat saat perut kosong. Anda merasa lesu dan semakin lemah. Detak jantung anda bertambah semakin cepat karena anda tidak mendapatkan cukup oksigen,” tambahnya.

Ermumcu mencatat bahwa pasien virus corona berjuang sendirian, jadi mereka harus kuat secara mental. “Pada malam saya menerima injeksi plasma pertama, saya merasakan ada gejolak di tubuh saya beberapa jam kemudian. Saya menjadi lebih berharap saat itu. Keesokan harinya, unit plasma kedua disuntikkan, dan kemudian proses pemulihan saya dimulai.”

“Saya mencoba melihat berapa lama saya bisa bernapas dengan melepas masker oksigen. Saya menyadari bahwa waktu yang saya habiskan tanpa masker oksigen bertambah dalam dua hari,” katanya.

Memperhatikan bahwa meskipun usianya masih muda, Ermumcu mengatakan pernapasannya setelah menerima perawatan jauh lebih sulit dari sebelumnya. Dia mendesak orang-orang untuk secara ketat mengikuti langkah-langkah yang diambil untuk mencegah virus dan memakai masker.

Sumber : Anadolu Agency

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here