Para Polisi Wanita Yang Dilatih oleh Turki Mulai Bertugas di Suriah

BERITATURKI.COM, Al-Bab – Para polisi wanita suriah yang dilatih oleh Pemerintah Turki mulai bertugas untuk memastikan keamanan dan perdamaian di wilayah utara Suriah. Wilayah utara Suriah merupakan wilayah yang telah dibersihkan dari berbagai aksi dan gerakan terorisme oleh Pemerintah Turki dengan operasi Perisai Afrat dan Operasi Ranting Zaitun beberapa waktu lalu.

Para wanita yang tinggal di daerah yang telah dibersihkan dari berbagai aksi terorisme oleh operasi militer Turki saat melawan organisasi teroris di Suriah, saat ini memainkan peran utama dalam pengembangan wilayah dan menghapus jejak perang saudara.

Wanita disini bekerja dengan penuh pengabdian di hampir semua bidang kehidupan, terutama di sektor kesehatan, pendidikan dan administrasi. Mereka telah memainkan peran penting dalam memastikan keamanan dan perdamaian di wilayah yang telah bersih dari terorisme selama bertahun-tahun.

Para polisi wanita ini menjalani pelatihan khusus kepolisian selama 2-6 bulan dengan dukungan Pemerintah Turki.

Saat ini, ada sekitar 1000 polisi wanita yang bekerja di bidang ketertiban umum, urusan administrasi dan pos pemeriksaan di distrik Bab, Azez, Jarablus dan Afrin.

Masyarakat di wilayah tersebut juga sangat senang dengan kehadiran polisi wanita yang jumlahnya semakin hari semakin bertambah.

Fatma Mohammed (35), yang kehilangan suami dan anaknya dalam serangan rezim Assad, telah bekerja di distrik Bab selama 2 tahun.

Fatma mengatakan kepada wartawan AA (Anadolu Agency) bahwa: “Saya dari Homs. Kami berada di bawah blokade rezim Assad selama 5 tahun. Saya kehilangan suami dan anak saya dalam serangan rezim tersebut. Kami berpindah dari Homs ke utara negara ini. Saya bermigrasi ke sini sendirian.”

Sambil mengatakan bahwa dia bangga dengan pekerjaannya, Fatma mengatakan, “Saya sendirian di sini. Setelah melamar di kepolisian, kami mengikuti pelatihan. Setelah lulus, kami mendirikan pos pemeriksaan, kami memeriksa para wanita yang lewat dan kami juga bekerja di urusan administrasi.”

Sumber : Anadolu Agency

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here