Pamukkale, Harmonisasi Unik Antara Alam dan Sejarah

0
113
Foto Anews

Hierapolis dan Pamukkale yang sakral, tertulis dalam Daftar Warisan Dunia UNESCO pada tahun 1988. Warna putih Pamukkale yang mencolok dari air yang membatu merupakan keajaiban alam yang megah dan mempesona. Pamukkale travertine terbentuk oleh air panas yang mengandung kalsium karbonat. Dengan warna putih cemerlangnya, Pamukkale dapat dilihat dari jarak sejauh 20 km. Di Pamukkale terdapat 5 mata air panas dengan suhu air antara 35-36 ° C.

Hierapolis pun turut memainkan peran penting dalam sejarah penyebaran agama Kristen di Anatolia, dan tempat tersebut adalah tempat di mana Phillip, salah satu dari dua belas sahabat Isa Almasih yang meninggal. Karena alasan ini, Hierapolis menjadi pusat keagamaan penting pada abad ke-4.

Foto Anews

Nama Hierapolis yang berarti kota suci, tempat ini memiliki Necropolis, Gerbang Domitian, teater, Frontinus Street, Agora, Gerbang Utara Bizantium, Gimnasium, Air Mancur dengan Triton, situs suci Apollo, saluran air dan Nymphea, tembok kota, Martyrium dari St. Phillip dan jembatan, Gereja Kolom, reruntuhan Basilika dan Roman Baths.

Di Hierapolis, Anda dapat menikmati sensasi berendam air hangat, seperti yang pernah dilakukan oleh orang-orang Romawi. Di kolam yang indah dan dipenuhi air hangat dengan suhu sekitar 36oC tersebut, Anda dapat berenang di antara kolom-kolom antik yang sangat indah. (Yn)

Sumber: Anews

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here