Pameran Foto Kudeta 15 Juli Dibuka di Ankara

0
13

Wakil Menteri Kebudayaan dan Pariwisata mengatakan pemerintah membuka pameran di Perpustakaan Nasional karena Kudeta 15 Juli tidak bisa dilupakan.

BERITATURKI.COM, Ankara – Sebuah pameran foto oleh jurnalis foto Anadolu Agency, yang diambil selama kudeta yang dikalahkan pada tahun 2016 di Turki, diresmikan Selasa (13/07/2021) di Perpustakaan Nasional di ibu kota Ankara.

“Setiap hari selama lima tahun terakhir, kami melihat lagi dan lagi bahaya seperti apa yang kami hadapi dan bagaimana upaya berbahaya ini telah menyebabkan kerusakan sosial dan ekonomi di negara kami,” kata Wakil Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Ozgul Ozkan Yavuz pada upacara pembukaan.

“Yang harus kita lakukan adalah memberi tahu generasi muda, tanpa menyembunyikan apa pun semuanya, sama seperti kita menyampaikan nilai-nilai budaya dan sejarah kita melalui kegiatan budaya dan seni dengan cara sebaik mungkin,” katanya.

Perpustakaan Nasional tidak hanya beroperasi seperti itu, tetapi juga menjadi tuan rumah pameran penting dan pameran adalah salah satu yang paling bermakna yang telah ditampilkan, katanya.

Yavuz mengatakan bahwa pemerintah sebelumnya merealisasikan proyek bersama dengan kantor berita Turki dan sekarang telah membuka pameran karena 15 Juli tidak bisa dilupakan.

Memperhatikan bahwa bahkan setelah lima tahun, generasi muda harus belajar tentang malam kudeta itu melalui foto-foto yang dipamerkan, kata Yavuz.

“Makanya kami memilih tempat ini untuk pameran karena 80% pembaca dan pengunjung Perpusnas adalah anak muda,” ujarnya. “Kami ingin anak muda melihat pameran ini dan mengingat foto-fotonya. Ada 63 foto di sini. Setiap tahun, pada tanggal 15 Juli, kami mengadakan berbagai kegiatan untuk mengingat malam itu, untuk menyadari kerusakan yang telah terjadi pada negara kami, dan untuk mengingat hal ini.”

FETO dan pemimpinnya yang berbasis di AS, Fetullah Gulen, mengatur kudeta yang gagal pada 15 Juli 2016, di mana 251 orang tewas dan 2.734 terluka.

Ankara juga menuduh FETO berada di balik kampanye jangka panjang untuk menggulingkan negara melalui infiltrasi ke lembaga-lembaga Turki, khususnya militer, polisi, dan peradilan.

Sumber : Anadolu Agency

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here