Pakistan Undang Turki untuk Investasi

0
43
Dok. AA

Karachi, Pakistan. Duta Besar Turki untuk Pakistan Ihsan Mustafa Yurdakul meminta Presiden Dr Arif Alvi di ibukota Islamabad pada hari Senin, 3 Desember 2018 untuk membahas masalah-masalah terkait kepentingan bilateral, termasuk upaya yang memungkinkan untuk meningkatkan investasi Turki di Pakistan.

Duta Besar Turki bertemu dengan presiden Pakistan untuk menindaklanjuti kunjungan terakhir ke Turki pada Oktober 2018, berdasarkan pernyataan dari Istana Kepresidenan Turki. Menurut pernyataan tersebut, Presiden Pakistan mengundang para investor Turki untuk memanfaatkan peluang bisnis di Pakistan.

“Pakistan adalah negara yang saat ini siap untuk menerima dana investasi dan bergabungnya para investor dari seluruh dunia, terutama dari Turki yang harus memanfaatkan peluang ini,” kata Alvi.

Presiden mencatat bahwa cukup banyak perusahaan-perusahaan Turki yang telah berinvestasi di Pakistan dalam proyek-proyek energi dan infrastruktur.

“Pakistan dan Turki terikat dalam hubungan sejarah yang mendalam, yang tidak hanya persaudaraan namun juga kerjasama yang saling menguntungkan. Kami juga memiliki hubungan pertahanan yang kuat,” lanjutnya.

Pada bulan Oktober, Angkatan Laut Pakistan menugaskan kapal tanker armada seberat 17.000 ton yang dibangun bersama dengan kontraktor pertahanan Turki, STM. Pakistan akan menerima 30 helikopter “T129 Advanced Attack” dan “Tactical Reconnaissance (ATAK)” dari Turki di bawah kesepakatan yang diselesaikan pada bulan Juli tahun ini.

Helikopter yang dirancang khusus untuk serangan dan pengintaian tersebut akan dikirimkan secara bertahap selama lima tahun. Sementara itu, selain membeli pesawat MFI-17 Super Mushshak, Ankara juga menambah tiga kapal selam dari Pakistan dan bersama-sama membangun armada kapal tanker.

Pada Juli tahun ini, Ankara memenangkan tender bernilai miliaran dolar untuk memasok empat korvet ke Angkatan Laut Pakistan, sebuah kesepakatan yang dijuluki sebagai ekspor terbesar untuk industri pertahanan Turki dalam sejarah oleh Menteri Pertahanan Nasional Nurettin Canikli.(Yn)

Sumber: Anadolu Agency

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here