MÜSİAD Expo ke-17, Pameran Proyek Hingga Peluang Bisnis Internasional

0
132

Istanbul. Expo ke-17 yang diselenggarakan oleh Asosiasi Industri dan Pengusaha Independen Turki (MÜSİAD) menjadi ajang bagi para pebisnis internasional, investor dan negarawan yang berasal dari 140 negara untuk membahas masa depan ekonomi pada sektor lokal, regional dan global. MÜSİAD EXPO ke-17 adalah acara yang menawarkan peluang bisnis internasional dan merupakan platform di mana para industrialis yang berusaha meningkatkan produksi dapat menampilkan proyek-proyek mereka.

Acara yang diawali dengan peluncuran Forum Bisnis Internasional pada hari Selasa, 20 November 2018 itu secara resmi dimulai hari ini hingga 24 November 2018. Pameran ini juga menyambut sekitar 400 delegasi pembelian dari 140 negara dan akan menjadi tuan rumah bagi lebih dari 8.000 pertemuan B2B.

Ketua MÜSİAD, Abdurrahman Kaan mengatakan bahwa MÜSİAD Expo akan menjadi tuan rumah bagi sekitar 10.000 pengusaha dan akan menghadirkan proyek-proyek konkret untuk para pengusaha Turki dan asing. Proyek pertama MÜSİAD, kata Kaan, adalah Administrasi Industri Massa (TOSİ) yang infrastruktur hukumnya telah disusun.

“Minat yang diterima MÜSİAD EXPO setiap tahunnya menunjukkan kekuatan ekonomi Turki. Ekonomi global berada pada tahap inisiatif baru. Timur Tengah, Asia dan Afrika akan berpeluang mendapatkan produksi ekonomi yang tinggi,” kata Kaan.

“Administrasi MÜSİAD juga telah bersiap untuk mencari mitra bagi industri-industri yang akan menghasilkan listrik dari biogas dan menghasilkan pupuk organik senilai $ 12 juta yang akan digunakan sebagai bahan baku kimia impor. TOSI akan menjadi proyek pertama yang akan kami perkenalkan pada pameran, salah satu masalah mendasar bagi usaha kecil dan menengah adalah ketidakmampuan untuk menemukan area produksi yang baru dan besar, karena area yang ada sangat terbatas di ukuran 80 hingga 100 meter persegi, sedangkan TOSİ mengalokasikan area produksi dengan ukuran hingga 500 hingga 2.000 meter persegi,” katanya.

Salah satu tujuan dari MÜSİAD Expo adalah untuk menarik investor lokal dan asing yang saat ini memiliki nilai investasi senilai TL 100 juta ($ 18.62 juta). Dana tersebut bertujuan untuk menyediakan sumber daya keuangan untuk proyek teknologi dan pertanian, kepala MÜSİAD menjelaskan. Sistem keuangan bebas bunga lainnya yang didirikan di bawah MÜSİAD, yang disebut Sistem Pembiayaan Koperasi, telah mulai melihat pembentukan kemitraan baru. Proyek pertama dana yang akan dibiayai adalah produksi poliol, bahan baku yang digunakan dalam isolasi lemari es, Turki telah mengimpor 266.000 ton poliol setiap tahunnya.

Sebagai bagian dari MÜSİAD EXPO ke-17, High Tech Port yang merupakan sebuah pameran yang menyatukan nama-nama industri terkemuka pertahanan dan penerbangan juga akan diselenggarakan. Untuk pertama kalinya pada tahun ini pameran tersebut akan memamerkan sebuah kendaraan laut tanpa awak. Pada hari terakhir pameran juga akan diadakan Kongres Pengusaha Muda Internasional ke-6 (UGİK).

Kaan juga menekankan bahwa MÜSİAD memperhatikan masalah makroekonomi seperti defisit akun saat ini dan inflasi tinggi saat merancang proyek-proyek konkret yang akan berkontribusi pada perjuangan Turki untuk mengelola masalah ini. Salah satu proyek tersebut adalah biogas dan pabrik produksi mineral. Dengan proyek biogas, MÜSİAD memiliki target capaian berupa dihasilkannya listrik dari kotoran hewan.

“Sebuah pabrik di Gönen, distrik Marmara selatan, telah menghasilkan 3,2 megawatt (MW) listrik dari biogas,” jelas Kaan.

Sebagai perpanjangan dari proyek ini, pembangkit listrik biogas sebesar 6 MW juga akan didirikan. Investasi ini, lanjutnya, akan menurunkan impor pupuk dan menghasilkan energi, sehingga harga pupuk akan berkurang dan mampu menurunkan biaya produksi pertanian. Proyek biogas dan pupuk organik akan disebarkan ke semua provinsi Turki dan akan menekan biaya sebesar $ 128 juta dalam impor gas alam dan $ 400 juta dalam impor pupuk, serta terciptanya 5.000 lapangan pekerjaan.

Di bawah naungan MÜSİAD, pasar saham real estate didirikan pada 30 Mei dengan tujuan memastikan pertumbuhan yang berkelanjutan di sektor real estate dan meningkatkan kontribusi sektor ini terhadap ekonomi Turki. Pasar saham, Kaan menjelaskan, bertujuan untuk menjadikan Turki sebagai pusat real estate global, memperdalam pasar keuangan, meningkatkan struktur operasional instrumen keuangan Islam, menghasilkan dana untuk megaproyek tanpa menaikkan utang publik dan mendukung perusahaan lokal.(Yn)

Sumber: Daily Sabah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here