MUSIAD EXPO 2020 : Potensi Bisnis Lintas Sektor dari Lebih 50 Negara

0
25

Pameran 4 hari yang sedang berlangsung di Istanbul mengumpulkan perwakilan dari berbagai sektor.

BERITATURKI.COM, Istanbul – Turki memiliki potensi besar untuk kewirausahaan, terutama untuk proyek berbasis teknologi, kata menteri industri dan teknologi negara itu pada Rabu (18/11/2020).

Pengusaha Turki mengikuti tren pasar global dan banyak dari mereka telah menyelesaikan proyek dengan sukses di bidang permainan, perangkat lunak, bioteknologi, keamanan siber, data besar dan kecerdasan buatan, kata Mustafa Varank saat berbicara di Pameran Asosiasi Industrialis dan Pengusaha Independen (MUSIAD).

Pameran empat hari, yang menampung perusahaan dari berbagai sektor termasuk makanan, konstruksi, real estate, pariwisata, medis, logistik dan tekstil, dimulai pada hari Rabu. Acara dapat dihadiri secara fisik dan virtual.

Pengusaha Turki akan bertemu dengan investor asing di acara tersebut untuk pertama kalinya pada tahun ini, katanya.

“Modal investasi dan modal intelektual akan bersatu, karya-karya inovatif akan berpeluang terbuka kepada dunia,” tambahnya.

Pameran tersebut akan menampilkan mobil listrik TOGG buatan Turki.

Dia mengatakan banyak pemasok lokal telah bergabung dengan tim TOGG, mencatat bahwa pada 2022, 51% mobil akan diproduksi secara lokal, angka yang akan naik menjadi 68% pada 2026.

Menyinggung dampak pandemi terhadap ekonomi global, dia mengatakan ekonomi dunia diperkirakan akan menyempit hingga 4%.

“Ada kontraksi yang signifikan di bidang investasi langsung internasional dan pariwisata,” tambahnya.

Dengan demikian, model bisnis berubah dan ketidakpastian meningkat untuk masa depan, tambahnya.

“Turki berhasil melewati periode sulit seperti itu dengan sukses jika dibandingkan dengan rekan-rekannya dan negara-negara maju,” tambahnya.

“Dalam hari-hari sulit ini, investasi bersama, produksi dan peluang perdagangan yang dibangun antar negara akan memungkinkan pengembangan kekebalan ekonomi yang kuat terhadap pandemi.

“Pemenang periode pasca pandemi adalah mereka yang menjalin kerja sama dan bertindak cepat mulai hari ini.”

Abdurrahman Kaan, ketua MUSIAD, mengatakan pameran tersebut diharapkan dapat menampung 100.000 pengunjung tahun ini.

Sebagai bagian dari acara tersebut, International Business Forum akan mengadakan beberapa pertemuan dengan para pebisnis dalam dan luar negeri, tambahnya.

Acara ini menampung 400 pembeli dari 50 negara, katanya.

MUSIAD berencana menandatangani 20 nota kesepahaman (MoU) baru dengan institusi dari empat benua, tambahnya.

Sumber: Anadolu Agency

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here