MUSIAD dan GPEI Jalin Kerjasama Dalam Rangka MUSIAD Expo 2020 di Turki November Mendatang

0
138

Agenda Pameran bergengsi ini akan dihelat di TÜYAP FUAR Merkezi di Kota Istanbul pada 18-21 November Mendatang dengan target 125.000 pengunjung dan 15.000 pengusaha dari seluruh Dunia.

BERITATURKI.COM, Jakarta| Dalam rangka mempersiapkan MUSIAD Expo di Istanbul-Turki pada tanggal 18-21 November mendatang, MUSIAD Perwakilan Indonesia telah menerima banyak peminat dari kalangan pengusaha dan Kamar Dagang Indonesia (Kadin) perwakilan dari seluruh Provinsi Indonesia.

Pekan lalu, Ketua Müstakil Sanayici ve Işadamları Derneği (MUSIAD) atau dalam bahasa Indonesianya Asosiasi Pebisnis dan Industri Independen asal Turki untuk Wilayah kerja se-Indonesia menerima Gabungan Pengusaha Ekspor Indonesia (GPEI).

Dalam pertemuan dengan Presiden Musiad Indonesia, Doddy Chelevand Hidayat Putra itu Ketua Umum DPP GPEI, Khairul Mahalli yang juga Ketua Umum Kadin Sumatra Utara (Kadinsu) didampingi Wakil Ketua Kadinsu, Tony Silvaraj, Ketua DPD GPEI Jawa Barat, Varda dan Ketua Bidang Perpajakan, Wilsari.

Ketua MUSİAD Indonesia Dody Hidayat C. Putra bersama Ketua GPEI Khairul Mahalli.
Tim MUSİAD Indonesia dan TIM GPEI didampingi Staf dan anggota KADIN Sumut.

Ketua Umum DPP GPEI, Khairul Mahalli kepada Beritaturki.com, Selasa (07/07/2020) mengatakan, dalam pertemuan tersebut ada 3 hal penting yang dibahas yakni potensi ekspor produk Indonesia ke Turki, misi dagang Indonesia ke Turki dan keikutsertaan Indonesia dalam Musiad Expo 2020 pada 18-21 November 2020 mendatang.

Dua lembaga besar ini membahas banyak hal tentang kerjasama ekonomi Indonesia Turki yang masih belum signifikan.

Menurut Khairul, hingga saat ini komoditas ekspor asal Indonesia yang diekspor ke Turki masih banyak melalui perantara negara lain padahal ekspor ke Turki prospeknya sangat baik. “Ini terjadi karena perjanjian dagang Indonesia dan Turki untuk kemudahan dan keringanan pajak impor produk Indonesia belum selesai” katanya.

Khairul Mahalli Ketua GPEI menyambut baik ajakan kerjasama dari Ketua MUSİAD Indonesia untuk mewujudkan pengusaha dan rakyat Indonesia yang makmur dan terkoneksi ke Dunia.

Salah satu komoditas yang disenangi Turki dari Indonesia yakni kopi sebab Indonesia adalah salah satu negara dengan kopi terbaik di dunia dan masyarakat kedua negara juga gemar minum kopi. Selain itu lada dan rempah-rempah.

Pada Musiad Expo 2020 Turki yang akan berlangsung November 2020 tambah Khairul, pihaknya akan melibatkan pelaku usaha Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), Industri Kecil Menengah (IKM), Koperasi kabupaten/kota serta provinsi seluruh Indonesia. “Misi akan membawa produk UMKM untuk dipasarkan” katanya.

Sementara Presiden Musiad Indonesia, Doddy Cleveland Hidayat Putra dalam pertemuan itu mengatakan akan membuat perwakilan Musiad di seluruh Indonesia sebagai jembatan kerjasama Indonesia-Turki, agar kedepannya bisa memasarkan produk Indonesia kepada warga Turki secara langsung.

“Kedua negara punya kapasitas untuk meningkatkan kerja sama bisnis dan ekonomi. meskipun secara politik Indonesia dan Turki memiliki hubungan yang baik. Namun demikian hubungan ekonomi kedua negara sangat perlu ditingkatkan” ujar Dody sebagaimana rilis yang disampaikan kepada Beritaturki.com

Pameran yang akan dibuka Presiden Erdoğan ini akan diikuti oleh 500 peserta dari 125 lebih negara di seluruh Dunia dan 15.000 lebih pengusaha dalam berbagai bidang akan berkumpul untuk melakukan pertemuan bisnis B2B.

Dody menekankan kerjasama dengan Kadin dan lembaga bisnis independen se Indonesia akan ditingkatkan untuk meningkatkan kerjasama bisnis dan perdagangan sebagai ikut dari bagian 2nd track Diplomation Indonesia dengan Turki, Pungkasnya.real

Video publikasi agenda pameran akbar MUSİAD Expo pada November mendatang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here