Mulai Besok, Turki Berikan Kelonggaran Warga Salat Berjamaah di Masjid.

0
65

Warga diperbolehkan melakukan dua dari lima salat secara berjamaah di masjid di 81 provinsi.

BERITATURKI.COM, Ankara (28/05)

Mulai besok (29 mei) 2020, pemerintah Turki akan mengaplikasikan ‘new normal’ yang dimulai dengan prosesi shalat berjamaah di masjid-masjid.

Kementerian Dalam Negeri Turki dalam sebuah pernyataan yang dirilis pekan lalu, Warga diperbolehkan melakukan dua dari lima salat secara berjamaah di masjid, yaitu Salat Dhuhur, Ashar dan Shalat Jumat saja. Hal ini berlaku di 81 provinsi negara tersebut.

14 Aturan Shalat Berjamaah di Masjid Selama “New Normal”

Selain mengeluarkan kebijakan dalam membuka masjid di masa pandemic dan memperbolehkan shalat berjamaah di masjid, Erdogan juga menerapkan aturan yang akan diterapkan dalam pelaksanaan shalat di masjid. Peraturan yang dirilis oleh Kementerian Agama dan Kementerian Dalam Negeri Turki yaitu :

  • Pelaksanaan shalat yang diperbolehkan berjamaah di dalam masjid yaitu shalat Dzuhur. Ashar dan shalat Jum’at
  • Masyarakar yang menunjukkan gejala penyakit akan diperingatkan untuk tidak keluar rumah untuk mencegah penularan
  • Pelaksanaan shalat dDzuhur dan Ashar dapat dilakukan di dalam masjid dan area alun-alun masjid/taman sesuai dengan situasi badan meteorology. Namun shalat Jum’at tidak dilaksanakan di dalam masjid.
  • Masjid-masjid yang telah memulai pelaksanaan ibadah harus menerapkan kebersihan ekstra setiap harinya. Dalam protocol kebersihan, seperti halnya lengan pintu yang selalu disentuh tangan harus dibersihkan dengan disinfektan. Ac dan penyaring udara di dalam masjid dan tempat ibadah tidak akan dinyalakan. Sebagai penggantinya, pintu dan jendela akan sellau dibuka.
  • Sarana umum seperti tempat wudhu, toilet tidak akan dibuka. Kebutuhan wudhu harap dipersiapkan sejak dari rumah atau tempat bekerja.
  • Setiap masyarakat yang akan melaksanakan shalat Dzuhur, Ashar, dan shalat Jum’at secara berjamaah harus menggunakan peralatan medis seperti masker. Mereka yang tidak menggunakan masker tidak diizinkan memasuki ruang ibadah.
  • Barang-barang yang dapat menjadi sarana penyebaran penyaki seperti tasbih, meja baca dan pengait sepatu tidak akan diizinkan berada di dalam masjid.
  • Di setiap masjid akan dipasang dan disebar spanduk, poster dan brosur terkait langkah-langkah pencegahan virus Corona.
  • Mereka yang akan melaksanakan shalt berjamaah di masjid harus membawa sajadah sendiri atau mengambil sajadah sekali pakai di pengurus masjid. Mereka yang shalat di halaman masjid juga disarankan untuk mencuci sajadahnya setelah shalat.
  • Di setiap area yang akan menjadi tempat shalat sebisa mungkin bebas dari karton, karung dsb.
  • Mereka yang akan menmasuki masjid wajib membersihkan tangan dengan disinfektan.
  • Durasi shalat jamaah di masjid akan dipersingkat, wirid dan shalat sunah dapat dilaksanakan d irumah.
  • Masyarakat akan diperingatkan untuk menjauhi kontak fisik.

Namun untuk kewaspadaan, tetap dalam pelaksanan prosesi salat akan menerapkan upaya pencegahan dengan mengenakan masker dan menjaga jarak aman satu sama lain.

Sebagaimana telah diketahui sebelumnya, Kementerian Agama Turki (Diyanet Işleri) telah melarang salat berjamaah sejak peningkatan kasus Covid-19 menyerang negara itu pada pertengahan maret lalu. Termasuk salat Jumat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here