MUI dukung Turki atas serangan ekonomi oleh AS

0
41

Sebagaimana terjadi di Irak, telah banyak kehancuran yang dilakukan AS kepada negeri-negeri Muslim, ujar Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri Muhyiddin Junaidi.

Menurutnya kini AS berupaya untuk menyingkirkan Turki sebagai kekuatan ekonomi di Eropa.

Terkait hal tersebut, Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendukung Turki atas serangan ekonomi Amerika Serikat (AS).

Dilansir dari Anadolu Agency, Muhyiddin mengatakan  di sela-sela World Peace Forum ke-7 di Jakarta, Selasa, bahwa Amerika ingin menghancurkan Erdogan dan negeri-negeri Muslim. Ia mendukung Erdogan untuk tidak mundur satu langkah pun melawan Amerika Serikat.

Muhyiddin menyarankan kepada Presiden Recep Tayib  Erdogan untuk segera menggalang dukungan dari negara-negara Islam sebagai upaya melawan tekanan AS.

Ia pun menyuarakan agar dunia Islam bersatu meninggalkan dolar dan menggunakan mata uang tersendiri dalam transaksi.

Menurut pria yang juga menjadi Ketua Pengurus Pusat Muhammadiyah ini, Amerika akan kelabakan jika kita tidak menggunakan dolar.

Muhyiddin yakin Turki mampu melewati ujian ini sebagai negara maju, meskipun terus mendapatkan sanksi ekonomi dari AS.

“Ekonomi Turki bagus dan nilai perdagangan Turki juga besar,” tuturnya dilansir dari Anadolu Agency.

“Turki memiliki sejarah untuk tidak tunduk pada kekuatan barat,” ungkap mantan diplomat ini.

Ia pun mendoakan Turki jaya dan menambahkan bahwa Erdogan  tidak bisa didikte. Turki harus percaya diri.

Turki dan AS saat ini sedang mengalami hubungan yang buruk menyusul pengenaan sanksi Washington atas penahanan pendeta Amerika Andrew Brunson, yang berada di bawah tahanan rumah di Turki atas tuduhan terorisme.

Tuduhan Brunson termasuk memata-matai PKK-yang terdaftar sebagai kelompok teroris, baik oleh AS dan Turki-dan Organisasi Teror Fetullah (FETO), kelompok di balik upaya kudeta yang kalah di Turki pada Juli 2016. (Yn)

Sumber: Anadolu Agency

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here