Mufti Besar Menyerukan Libya untuk Mendukung Kerja Sama dengan Turki

0
522

Mufti Libya menyampaikan alasan dukungan kepada Turki sangat realistis ditengah konstelasi politik internasional yang tidak menentu.

BERITATURKI.COM, Libya| Mufti besar Libya pada hari ini (kamis, 09-07-20) meminta masyarakat Libya untuk menggelar demonstrasi massa dukungan untuk kerja sama Turki dengan pemerintah Libya.

Sadiq al-Ghariani, seorang Mufti Libya yang berpengaruh, dalam program TV menyerukan kepada publik Libya dan semua organisasi masyarakat sipil (NGO) di Libya harus melalukan demonstrasi massa, ia menambahkan bahwa penduduk ibu kota Tripoli, sangat menyadari siapa yang membantu mereka menyingkirkan bom dan rudal yang ditembakkan kepada mereka pada bulan lalu.

Al-Ghariani merujuk pada bantuan Turki dalam mematahkan serangan lebih dari setahun lalu yang dilakukan oleh panglima perang pemberontak Libya Khalifah Haftar di kota itu.

Dia menekankan bahwa perjanjian yang disimpulkan antara Turki dan Libya itu sah dan legal sesangkan negara-negara seperti Prancis dan Uni Emirat Arab (UEA) telah campur tangan secara tidak sah (ilegal) di negara Afrika Utara yang dilanda perang berkepanjangan itu.

“Sebaliknya, intervensi Prancis dan UEA di Libya harus dikutuk,” tambahnya. Perancis dan UEA terus memprovokasi masyarakat dan suku-suku untuk berontak kepada pemerintah yang sah dan diakui oleh PBB, Ujarnya lagi.

Juga, Libya al-Ifta, badan keagamaan yang berwenang mengeluarkan fatwa, atau keputusan Mufti Islam, dalam sebuah pernyataan resmi menyatakan bahwa al-Ghariani memuji dukungan Ankara untuk Tripoli, ia memuji kunjungan delegasi Turki yang dipimpin Menteri Pertahanan pada pekan lalu.

“Pemerintah Libya harus menghargai posisi pemerintah Turki, yang menghadapi aliansi internasional karena dukungannya terhadap Libya,” katanya.

Pekan lalu, Menteri Pertahanan Nasional Turki Hulusi Akar dan Kepala Staf Angkatan Bersenjata Turki, Yaşar Güler mengunjungi Tripoli untuk pertemuan dengan para pejabat Libya.

Sejak April 2019, pasukan Pemberontak/Putschist Haftar telah melancarkan serangan terhadap ibukota Libya Tripoli dan bagian lain Libya barat laut, yang mengakibatkan lebih dari 1.000 kematian, termasuk perempuan dan anak-anak sipil.

Namun, pemerintah Libya baru-baru ini mencapai kemenangan yang signifikan, mendorong pasukan Haftar keluar dari Tripoli dan kota Tarhouna yang strategis./DS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here