Merayakan Peringatan Kudeta 15 Juli, Presiden Erdogan Meresmikan Museum Demokrasi

0
8

15 Juli, hari kudeta yang dikalahkan, ditandai sebagai Hari Demokrasi dan Persatuan Nasional di Turki.

BERITATURKI.COM, Ankara – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan meresmikan sebuah museum yang didedikasikan untuk demokrasi pada hari Kamis (15/07/2021) pada peringatan tahun kelima kudeta yang dikalahkan tahun 2016 ketika Organisasi Teroris Fetullah (FETO) berusaha merebut kekuasaan dengan paksa.

Terletak di seberang kompleks kepresidenan di ibu kota Ankara, Museum Demokrasi 15 Juli akan mengingatkan pengunjung tentang semangat persatuan bangsa Turki yang menggagalkan upaya kudeta, sambil juga menceritakan niat jahat kelompok teror FETO.

Erdogan mengunjungi museum dengan sekelompok tokoh politik tingkat tinggi termasuk ketua parlemen Mustafa Sentop, Wakil Presiden Fuat Oktay dan pemimpin Partai Gerakan Nasional (MHP) Devlet Bahceli. Kerabat dari mereka yang kehilangan nyawa pada malam kudeta, dan para veteran juga hadir.

FETO dan pemimpinnya yang berbasis di AS, Fetullah Gulen, mengatur kudeta yang gagal pada 15 Juli 2016, di mana 251 orang tewas dan 2.734 terluka.

Ankara juga menuduh FETO berada di belakang kampanye jangka panjang untuk menggulingkan negara melalui infiltrasi ke lembaga-lembaga Turki, khususnya militer, polisi, dan peradilan.

Tanggal 15 Juli sekarang diperingati sebagai Hari Demokrasi dan Persatuan Nasional di Turki, sebagai hari libur nasional. Acara peringatan diadakan di seluruh negeri.

Sebelumnya, Erdogan meletakkan bunga di Monumen Martir dan menghadiri sebuah program di parlemen.

Sumber : Anadolu Agency

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here