Merasakan Sensasi Perjuangan Nyata Pemimpin dan Pasukan Terbaik yang Menaklukan Konstantinopel

0
133

“Sungguh Konstantinopel akan ditaklukkan oleh kalian. Maka sebaik-baiknya pemimpin adalah pemimpinnya dan sebaik-baik pasukannya adalah pasukan yang menaklukannya” (HR. Ahmad).

Sabda Rasulullah ﷺ diatas mampu menginspirasi para sahabat untuk menjadi pemimpin dan pasukan terbaik. Sabda tersebut juga menginspirasi seorang Muhammad Al-fatih sehingga ia dan pasukkanya bisa menaklukkannya pada tahun 1453.

Bagi kalian yang ingin kembali merasakan sensasi nyata perjuangan menaklukan konstantinopel tahun 1453, merasakan pertempuran yang paling berpengaruh dan diingat oleh dunia kalian wajib datang ke Museum Panorama 1453 yang terletak di Merkez Efendi Mahallesi, Topkapı Kültür Parkı, 34015 Zeytinburnu/İstanbul, Turkey.

Museum ini tidak seperti museum kebanyakan yang hanya menyuguhkan benda-benda kuno bersejarah, tetapi di museum ini anda bisa merasakan kembali sensasi perjuangan Sultan Mehmed (panggilan Muhammad Al Fatih) dan pasukanya menaklukkan Konstantinopel.

Seperti ditulis tourketurki.com, Keunikan Museum Panorama 1453 Turki adalah ketika kita naik ke bagian paling atas museum. Di sana ada ruangan khusus yang dibuat untuk menggambarkan suasana perang di abad ke-15. Ada lukisan langit yang terang, tembok yang hancur, pasukan yang siap membunuh musuh, hingga peralatan perang yang digunakan kala itu, mulai dari meriam hingga panah.

Selain itu, bagian paling menarik dari museum ini adalah diorama pengepungan Konstantinopel yang menampilkan pertempuran antara pihak Kekaisaran Byzantium dan pihak Kesultanan Ottoman. Suara pekik peperangan dan suara ledakan meriam terdengar di mana-mana, seolah kita berada di medan peperangan. Lukisan diorama yang realistis dan dalam bentuk 3 dimensi membuat suasana peperangan menjadi nyata. Di sekeliling diorama kita bisa melihat juga senjata-senjata dan meriam perang yang digunakan selama peperangan tersebut.

Tiket masuk ke Museum Panorama 1453 sebesar 25 Turkish Lira (TL) atau setara sekitar Rp125.000. Di dalam gedung, ada tawaran untuk menggunakan audio dalam bahasa asing selain Turki, namun harus membayar TL 5 atau Rp25.000. (Aly)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here