Menyelam Tanpa Tabung Oksigen, Şahika Ercümen jadi Penyelam Wanita Turki Pertama yang Taklukan Laut Antartika

0
229
Foto Anews

BERITATURKI.COM, Turki – Seorang penyelam internasional yang akan menjadi wanita Turki pertama yang menyelam tanpa tabung oksigen di Antartika.  Ialah Şahika Ercümen, seorang penyelam terkenal yang akan memulai rekornya pada akhir Januari 2019.

“Saya akan menjadi salah satu penyelam satu-satunya di Antartika. Saya akan menjadi wanita penyelam bebas Turki pertama di Antartika yang menyelam hanya dengan satu kali tarikan nafas,” ungkap pemegang rekor dunia Şahika Ercümen kepada Anadolu Agency.

Ia akan bergabung dengan tim Ekspedisi Sains Antartika Nasional ke-3 yang akan meneliti pendirian basis ilmiah Turki di Antartika. Tim ini didukung oleh Presidensi Turki, Kementerian Industri dan Teknologi, serta Pusat Penelitian Kutub Universitas Teknik Istanbul.

Ercümen akan mencapai kutub dalam 30 hari di kapal yang tidak memiliki akses sinyal ponsel maupun internet. Pemecah rekor ini mengatakan bahwa ia akan menyelam di tempat di mana paus, penguin dan anjing laut tidak pernah memiliki kontak langsung dengan manusia.

“Saya berencana untuk menyelam sekitar 20-30 menit, karena kita tidak bisa menghabiskan lebih banyak waktu di air dan kita tidak bisa menyelam terlalu dalam,” katanya.

Perjalanannya akan difilmkan dalam sebuah film dokumenter. Selain itu, Ercümen juga mengatakan bahwa ia bangga bisa mewakili negaranya. Penyelam yang pernah berhasil memecahkan sembilan rekor ini mengatakan bahwa ia tidak berniat untuk memecahkan rekor dunia dalam proyek ini. Ercümen diketahui pernah memecahkan rekor freediving dunia dalam bobot variabel tanpa disiplin sirip pada tahun 2016 di lepas pantai kota resor Mediterania, Kas.

Antartika telah berfungsi sebagai zona penelitian ilmiah sejak perjanjian 1959. Turki adalah salah satu penandatangan perjanjian itu. Suhu terendah di Antartika tercatat pada tahun 1983 dengan suhu -89 derajat Celcius (-128 Fahrenheit). Pusat Penelitian Kutub Universitas Teknik Istanbul yang pertama di Turki didirikan di Antartika pada tahun 2015.

Misi pusat ini adalah untuk melakukan penelitian di Antartika dan meningkatkan profil Turki di komunitas ilmiah internasional. Pada bulan April 2016, tim peneliti Turki pertama, yang terdiri dari 14 tenaga medis, ahli botani, ahli geologi dan ahli kelautan dari tujuh universitas, melakukan perjalanan ke Antartika untuk mempelajari dampak perubahan iklim.(Yn)

Sumber: Anews

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here