Menlu Turki, Çavuşoğlu: Hubungan Turki-AS Melampaui Politik

0
22

BERITATURKI.COM, Antalya- Hubungan antara sekutu NATO Turki dan Amerika Serikat melampaui politik dan partai politik, Menteri Luar Negeri Mevlüt Çavuşoğlu mengatakan Jumat (06/11).

Berbicara pada pembukaan pertemuan informal Proses Kerjasama Eropa Tenggara (SEECP) di provinsi Antalya di Mediterania Turki, Çavuşoğlu mengevaluasi situasi saat ini di AS sehubungan dengan pemilihan presiden.

Menteri luar negeri mengatakan perpecahan baru-baru ini dalam masyarakat AS menyebabkan protes besar-besaran selama beberapa bulan terakhir dan situasi mengkhawatirkan bagi Turki.

“Kami tidak ingin negara atau masyarakat mana pun terpecah belah. Namun, karena ini masalah internal mereka, saya tidak bisa mengatakan lebih banyak tentang masalah ini,” katanya, seraya menambahkan bahwa mereka menginginkan periode penghitungan suara yang adil, transparan, dan demokratis. untuk AS

Menjelang pemilu 3 November, AS telah menyaksikan protes berbulan-bulan setelah kematian George Floyd pada Mei, seorang pria Afrika Amerika yang meninggal setelah seorang petugas polisi Minneapolis berlutut selama hampir sembilan menit. Protes kembali mengambil momentum setelah penembakan polisi pada tahun kemudian pada tahun seorang Afrika Amerika bernama Jacob Blake di Kenosha, Wisconsin, dan baru-baru ini Walter Wallace Jr yang berusia 27 tahun yang ditembak mati oleh dua petugas di Philadelphia.

“Kedua partai menyatakan keberatan (terhadap penghitungan suara). Kita akan lihat bersama bagaimana pemilu berakhir. Pada akhirnya, kita, seperti semua orang termasuk politisi AS, harus menghormati keputusan masyarakat Amerika,” katanya.

Demokrat AS Joe Biden mendorong lebih dekat ke 270 suara Electoral College yang diperlukan untuk membawa Gedung Putih, mengamankan kemenangan di negara-negara bagian penting di Wisconsin dan Michigan, sementara Presiden AS Donald Trump telah meluncurkan tantangan hukum di beberapa negara bagian dan menuntut penghitungan ulang di Wisconsin . Sementara itu, protes dan bentrokan dengan kekerasan meletus di seluruh Amerika Serikat, menunjukkan polarisasi yang dalam dan kekacauan di negara itu ketika puluhan pendukung Trump yang marah berkumpul di pusat penghitungan suara di Detroit dan Phoenix, sementara ribuan pengunjuk rasa anti-Trump menuntut penyelesaian penuh. Penghitungan suara dalam pemilihan yang masih belum diputuskan turun ke jalan di banyak kota.

Mengingat sejarah panjang hubungan bilateral, Cavusoglu mengatakan bahwa Turki telah bekerja dengan banyak pemerintah AS yang berbeda, baik Partai Demokrat maupun Republik.

“Sebagai Turki, tidak peduli siapa yang menang, kami akan mendekati pemerintah AS dengan cara yang sama, seperti kami mendekati negara lain,” tegasnya.

Sumber: Daily_Sabah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here