Menlu Cavusoglu : Seperti Turki Membantu Negara-negara Lain, Turki Juga Menerima Bantuan dari Mereka

0
7

Turki menghadapi ‘bencana yang belum pernah terjadi sebelumnya’, bangsa Turki akan melewati masalah ini dalam persatuan, kata menteri luar negeri.

BERITATURKI.COM, Ankara – Saat Turki mengulurkan tangan membantu ke negara-negara lain, Turki juga siap menerima bantuan dari negara lain di tengah kebakaran hutan baru-baru ini yang telah menyebabkan kematian dan kerusakan material, kata menteri luar negeri Turki pada Selasa (03/08/2021).

“Sama seperti Turki membantu negara lain sebagai bagian dari semangat solidaritas, kami tidak akan dirugikan jika negara atau lembaga lain membantu kami. Ini bukan masalah kebanggaan, ini bencana alam. Solidaritas tentu saja, penting dalam situasi bencana dan kondisi sulit,” kata Mevlut Cavusoglu kepada wartawan di Pusat Manajemen Kebakaran di kota resor Antalya, Turki, yang telah berjuang melawan kobaran api.

Memperhatikan bahwa Turki menghadapi kebakaran “besar”, Cavusoglu mengatakan bahwa banyak negara, negara tetangga, “negara sahabat dan persaudaraan” dan negara-negara Eropa menghubungi Turki untuk menawarkan bantuan.

Setelah Uni Eropa mengirimkan pengumuman kepada semua negara anggota bahwa itu akan membantu Turki, “ada tanggapan dari empat negara yaitu Kroasia, Rumania, Prancis, dan Spanyol,” kata Cavusoglu, menambahkan bahwa pihak berwenang Turki menilai bantuan yang ditawarkan, seperti pesawat, helikopter, dan peralatan pemadam kebakaran terkait lainnya.

Tawaran bantuan lain datang dari negara lain, katanya.

“Kami menghadapi bencana yang belum pernah kami lihat. Kami akan berjuang bersama dan kami akan melewati ini bersama-sama,” kata Cavusoglu.

Dia juga mengatakan bahwa karena Prancis kemudian harus mengirim pesawat pemadam kebakaran ke negara tetangga Spanyol, ia kemudian menarik tawarannya untuk membantu Turki.

Cavusoglu juga berterima kasih kepada Azerbaijan karena mengirimkan peralatan, helikopter, dan tim pemadam kebakaran ke Turki.

Selain itu, Iran mengirimkan satu pesawat dan dua helikopter, Spanyol mengirim dua pesawat, Qatar mengirim tim teknis dan satu pesawat, Rusia mengirim lima pesawat dan tiga helikopter, dan Ukraina mengirim tiga pesawat amfibi.

Setidaknya delapan orang telah kehilangan nyawa mereka dalam kebakaran hutan, yang dimulai pada 28 Juli dan dihembus oleh angin kencang.

Sumber : Anadolu Agency

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here