Menkes Turki: Tiga Dosis Vaksin Dapat Melindungi Lebih Baik

0
7

BERITATURKI.COM, Ankara – Pada hari rabu (18/8) Menteri Kesehatan Turki Fahrettin Koca membuat pernyataan setelah melaksanakan pertemuan dengan Komite Ilmiah Coronavirus.

Koca berkata: “Pada kesempatan ini Komite Ilmiah telah menyiapkan panduan belajar yang mencakup langkah-langkah yang diperlukan untuk pembukaan sekolah yang aman. Kami akan menyiapkan persiapan ini sambil berkonsultasi dengan Kementerian Pendidikan Nasional dan Dewan Pendidikan Tinggi. Seperti yang saya sebutkan sebelumnya, keberlangsungan pendidikan tatap muka di sekolah adalah satu-satunya tujuan kami.”

Ketika membahas tentang aturan masa pandemi, Fahrettin Koca berkata: “Langkah-langkah yang harus kita ambil masih sama, tetapi jika kita bertindak seolah-olah pasien terakhir kita juga telah pulih dan virusnya telah hilang, kita malah akan membuat terjadinya penyebaran virus. Ada orang-orang yang telah bertindak dengan keberanian yang tidak berdasar akhir-akhir ini. Yakinlah, tidak ada seorang pun yang mampu melawan virus. Pandemi belum berakhir. Tidak boleh ada yang menganggap remeh pada virus ini meski usianya masih masih muda. Tidak boleh ada warga yang berada di lingkungan tertutup tanpa masker. Tidak ada perubahan dalam langkah-langkah yang akan kita ikuti sampai kekebalan diperoleh dengan vaksin.”

“Mereka yang mendapat vaksin dosis ketiga lebih terlindungi daripada mereka yang hanya divaksinasi dengan dua dosis. Dapat dipahami juga bahwa orang yang menerima tiga dosis vaksin lebih terlindungi baik dalam tingkat penularan penyakit maupun pada resiko terkena penyakit hingga harus dirawat intensif dibandingkan dengan orang yang divaksinasi dengan dua dosis saja.” ungkapnya.

“3 dosis vaksin inaktif memberikan perlindungan terbaik. Telah juga dipahami bahwa warga yang telah menerima 2 dosis vaksin yang inaktif harus mendapatkan vaksin yang ketiga. Harus dipahami juga bahwa warga yang telah menerima 2 dosis vaksin inaktif harus memiliki dosis ketiga jenis mRNA atau vaksin inaktif. Penelitian vaksin mRNA untuk warga yang telah memiliki 2 dosis sedang pada tahap pelaksanaan baru-baru ini. Hasil terpenting untuk hari ini adalah jika Anda telah menerima dua dosis vaksin yang inaktif, kita perlu meningkatkan tingkat perlindungan kita dengan memberikan dosis ketiga tanpa ditunda-tunda.”

“Anak-anak yang berusia di bawah usia 18 tahun yang akan mendaftar kuliah di perguruan tinggi di negara kita juga dapat mengajukan permohonan vaksinasi. Anak-anak kita yang pergi ke luar negeri untuk pendidikan dan yang perlu divaksinasi sesuai dengan aturan negara yang bersangkutan, tetapi di bawah batas usia di negara kita, dapat divaksinasi atas permohonan orang tuanya. Orang tua dapat meminta vaksinasi untuk anak-anak mereka dengan memasukkan data diri di situs web e-Nabız. Selain itu, definisi vaksin telah dibuat untuk anak-anak kita di atas usia 12 tahun dan dengan penyakit kronis.” tutupnya.

Sumber : TRT Haber

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here