Menkes Fahrettin Koca, Wabah Covid-19 Masih Menjadi Ancaman Serius.

0
26

BERİTATURKİ.COM, Ankara (14/06)

Lonjakan baru-baru ini dalam jumlah kasus COVID-19 harian yang dikonfirmasi di Turki mendorong Menteri Kesehatan Fahrettin Koca untuk mengeluarkan peringatan lain kepada publik bahwa wabah masih jauh dari selesai.

“Angka-angka [dari 13 Juni] membuat kami menghadapi kenyataan bahwa wabah tetap menjadi masalah serius,” kata Koca di Twitter pada 14 Juni.

Data dari Kementerian Kesehatan menunjukkan bahwa jumlah kasus virus korona baru yang dikonfirmasi hampir 1.200 pada 12 Juni dan lebih dari 1.400 pada 13 Juni setelah menurun pada angka 800 atau 900 pada minggu-minggu sebelumnya.

“Kami cukup kuat untuk tidak mundur dan memiliki pengalaman yang cukup dengan langkah-langkah [melawan wabah],” tulis Koca, mengingatkan masyarakat untuk mematuhi aturan “kehidupan yang dikendalikan” dengan masker wajah dan jarak sosial.

Dalam tweet sebelumnya, Koca mengatakan bahwa lonjakan kasus adalah peringatan bagi mereka yang tidak mematuhi langkah-langkah [melawan penyakit].

“peringatan bagi kita semua,” Koca mengingatkan.

Peningkatan jumlah kasus baru-baru ini juga membuat para ahli di Dewan Ilmu Pengetahuan Departemen Kesehatan khawatir, meskipun mereka mengatakan lonjakan itu tidak sepenuhnya tak terduga setelah pelonggaran pembatasan.

“Kasus-kasus telah meningkat selama dua hari terakhir. Ini panggilan kewaspadaan. Kami tidak dapat bertindak seolah-olah wabah telah berakhir dan kami telah kembali ke masa pra-pandemi, ”kata Profesor Tevfik Özlü dari Dewan Sains Coronavirus.

Menurut Özlü, jika kasus terus meningkat maka pengenalan beberapa langkah mungkin diperlukan. “Langkah-langkah itu mungkin tidak sama dengan yang diberlakukan sebelumnya,” tambahnya.

Associate Professor Sema Kultufan Turan dari Dewan Sains mencatat bahwa lonjakan dalam jumlah kasus diperkirakan setelah 1 Juni ketika negara itu mulai meringankan langkah-langkah yang awalnya diberlakukan untuk memperlambat penyebaran COVID-19.

“Kami tahu bahwa kami akan melihat dampak dari pelonggaran tindakan dalam 10 hingga 15 hari. Kita perlu meningkatkan kesadaran di kalangan masyarakat,” katanya lagi.

Ini bukan gelombang baru wabah, menurut Profesor Hakan Oğuztürk di Rumah Sakit Kota Ankara.

“Perubahan cuaca serta harapan optimis entah bagaimana membuat orang berpuas diri. Pelonggaran pembatasan membangkitkan keyakinan bahwa ‘tidak ada masalah serius’,” jelasnya.

Jumlah kasus dari dua hingga tiga hari terakhir bukan merupakan indikasi, kata Oğuztürk, menambahkan bahwa data yang keluar pada 15 Juni, 16 Juni dan 17 Juni akan menjadi sangat penting. “Itu adalah tanggal-tanggal kritis,” pungkasnya./HDN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here