Menikmati Pemandangan Istanbul dari Menara Perpustakaan Masjid Pusat Beykoz Karlıtepe

0
49

BERITATURKI.COM, Turki – Selesai dibangun pada tahun 2018, Perpustakaan Masjid Pusat Beykoz Karlıtepe menonjol dengan desain menara yang menarik yang dirancang sebagai teras penglihatan. Perpustakaan ini menawarkan kesempatan kepada pengunjung untuk menyaksikan pemandangan sisi lain dari Istanbul.

Beykoz Karlıtepe dikenal sebagai tempat yang berada di titik tertinggi kota dan dikelilingi hutan. Ketika salju turun, kawasan ini yang akan menyaksikannya terlebih dahulu. Menara masjid memiliki teras penglihatan segi delapan yang dirancang agar pengunjung dapat melihat pemandangan Bosphorus, Fatih Sultan Mehmet dan jembatan 15 Juli, sementara di sisi lain pengunjung dapat melihat pemandangan pegunungan Beykoz.

Ketua Yayasan Masjid Pusat Karlıtepe, Huseyin Kurt mengatakan, alih-alih merancang seperti menara klasik, mereka memutuskan untuk membuat konsep teras penglihatan dan perpustakaan. “Dalam proyek pertama masjid, kami merencanakan tempat ini dengan menara ganda seperti masjid lainnya. Ketua kami memberi ide seperti teras penglihatan Hüseyin Özyurt dan perpustakaan. Kami pun mulai menyiapkan proyek dan memulai pembangunan,” ungkapnya.

Kurt mengatakan bahwa pengunjung disabilitas dapat memasuki masjid dengan lift. “Di sini, 45 orang dapat membaca buku dan melihat Istanbul secara bersamaan. Perpustakaan kami memiliki ketinggian 52 meter. 61 meter dengan teras penglihatan. Karena kami dari Trabzon, kami telah mencapai 61 meter. Bagian yang didesain untuk perpustakaan itu dihiasi dengan ukiran dari Istana Nasional. Kami menuliskan surat-surat Al Qur’an berbahasa Turki dan Arab di langit-langit. Pada akhir pekan, perpustakaan ramai sekali. Orang tidak dapat menemukan tempat duduk di perpustakaan kami. Antrian lift perpustakaan juga ramai. Kami juga memiliki tangga menuju perpustakaan di dekat lift sehingga anak muda bisa sekalian berolahraga. Ketika datang ke sini, selain dapat melihat pemandangan Istanbul, orang-orang juga merasakan kedamaian di sini,” katanya.

Menyatakan bahwa perpustakaan memiliki berbagai koleksi buku, Kurt menambahkan, “Mau baca novel, buku anak-anak, atau Alquran semuanya bisa di sini. Anda dapat menemukan buku-buku dari berbagai penulis. Anda dapat membeli atau membawa buku untuk dibaca di sini. Perpustakaan buka antara jam 10 pagi sampai 6 sore. Kami menutup perpustakaan antara waktu shalat maghrib dan isya. Pengunjung yang datang ke perpustakaan memperoleh manfaat sebanyak yang mereka inginkan.”

“Kata orang-orang ‘Bagaimana menara masjid digunakan seperti ini?’. Mungkin ada orang yang berpikir sempit, tetapi ketika mereka datang ke sini, mereka mengucapkan terima kasih karena melihat bahwa kami melakukan hal yang benar. Hingga saat ini, kami belum menemukan hal negatif. Setiap yang datang mereka mengucapkan terima kasih. Karena ini adalah layanan untuk anak muda. Anak-anak muda bisa datang dan membaca buku serta menikmati pemandangan kota Istanbul,” pungkasnya. (Lin)

Sumber: AA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here