Menhan Prabowo dan Kepala Industri Pertahanan Turki Melakukan Pertemuan Kerjasama.

0
125

Menteri Pertahanan Indonesia Prabowo Subianto, dan Kepala Badan Industri Pertahanan Turki/ Savunma Sanayi Başkanlığı (SSB) Prof. İsmail Demir melakukan pertemuan kerjasama pertahanan.

BERITATURKI.COM, Ankara| Menteri Pertahanan Indonesia (Menhan) Prabowo Subianto dan delegasi melakukan pertemuan dengan Kepala industri pertahanan Turki, Ismail Demir (SSB Başkanı). Selama pertemuan tersebut, kedua orang penting dari 2 negara besar ini melakukan pertukaran pandangan terkait dengan kerjasama dalam berbagai bidang pertahanan. Termasuk pembicaraan mengenai dengan kerja sama pertahanan dan masalah ekspor dalam berbagai bidang, terutama dalam Drone atau pesawat tanpa awak (UAV), kapal selam dan darat (Tank).

Menhan RI Prabowo Subianto dan Kepala Industri Pertahanan Turki Ismail Demir (kanan)

Medium Tank (MT) Harimau dari Indonesia

kerjasama proyek militer bersama yang dimulai pada 2014, perusahaan militer Turki dan Indonesia. dari Indonesia perusahaan pertahanan nasional PT Pindad dan Turki FNSS telah sepakat untuk menjadikan MT Harimau (Kaplan MT) sebagai hak kepemilikan kekayaan intelektual (HAKI) kedua negara. Dalam rangka penyediaan Kaplan MT untuk tentara Indonesia; Pada Mei 2019, kontrak produksi bersama, yang ditandatangani selama pameran IDEF’19, mulai berlaku pada Desember 2019, dan mulai produksi massal di fasilitas FNSS. Tank Medium KAPLAN MT berdasarkan kontrak akan diproduksi akan diproduksi sejumlah 18 unit, 10 unit tank pertama telah diproduksi di Turki dan 8 Tank sisanya akan di produksi di Indonesia. Sebelum nantinya akan diproduksi massal dan dijual ke seluruh dunia.

Model Tank Kelas Menengah Indonesia-Turki KAPLAN MT | IDEF’19

Indonesia sebagai Pemesan Peluru Kendali Turki Perdana “ASELSAN ZOKA”

Indonesia merupakan pemesan pertama untuk peluru ZOKA-Acoustic Torpedo Countermeasure Mixer and Deceptor yang dikembangkan secara nasional oleh ASELSAN yang telah digunakan di semua kapal selam dalam negeri Turki. Demir menyatakan bahwa pengiriman peluru kendali ZOKA-ASELSAN yang akan digunakan dalam kapal selam kelas dengan 209, kapal selam ini telah masuk ke dalam inventaris Komando Angkatan Laut Indonesia sejak tahun 2019.

Turki dalam kesempatan itu telah berbagi informasi kepada Pemerintah Indonesia mengenai list daftar teroris yang menjadi musuh Turki yaitu; PKK/KCK-PYD/YPG, FETÖ dan DAESH diantara organisasi teroris baik yang terdiri dari dalam maupun luar negara Turki telah berhasil dilumpuhkan oleh lembaga pertahanan dan keamanan Turki sejauh ini.

Model Peluru Kendali Turki (ASELSAN-ZOKA) yang diproduksi oleh raksasa pertahanan Turki ASELSAN.

Kerjasama di Area Pesawat Tempur Tak Berawak (Drone)

Pada tahun 2018, perusahaan penerbangan Indonesia PT Dirgantara Indonesia (PTDI) membuat pernyataan bahwa ia bekerja sama dengan perusahaan Industri Penerbangan dan Antariksa Turki (TUSAŞ) untuk memproduksi Pesawat Tempur Udara tak berawak (UAV) yang dapat terbang pada ketinggian maksimum 40.000 kaki. General Manager PTDI Elfien Goentoro mengatakan dalam sebuah pernyataan, “TAI memiliki pengalaman panjang dalam membangun UAV terbang berkemampuan tinggi. Karena itu, kami akan bekerja sama dengan mereka.” Pungkas Elfien. Sumber: Defenseturk.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here