Mengenal Proyek ‘Sistem Pesawat Tempur Tanpa Awak’ Milik Baykar

0
47

BERITATURKI.COM, Istanbul – Pada hari selasa (20/07/2021) Baykar Industries memposting sebuah tulisan di akun Twitter-nya dengan tulisan, “Kami membagikan gambar desain konseptual dari proyek Combat Unmanned Aircraft System (#MİUS) kami untuk pertama kalinya. Pada kesempatan ini Kami juga ingin mengucapkan selamat hari raya kepada bangsa kami dan seluruh dunia Islam #MilliTeknolojiHamlesi.”

Sebelumnya, pada 17 Juli silam Baykar pernah membagikan video dengan beberapa petunjuk tentang MIUS (Muharip İnsansız Uçak Sistemi/ Sistem Pesawat Tempur Tanpa Awak) dengan mengatakan, “Hadiah hari raya sedang dimuat! Tunggu 20 Juli.”

Selain itu Kepala Teknologi Baykar Industries Selçuk Bayraktar juga membagikan sebuah video yang di akun Twitter-nya pada tanggal 17 Juli, dan ia pun berkata, “Jika mereka bertanya kepada Anda mana yang lebih berharga dalam hidup… Tiba di tempat tujuan atau berangkat kesuatu tempat? Saya akan mengatakan memulai sesuatu hal yang baru dengan jalan semangat yang sama seperti di hari pertama… #MilliTeknolojiHamlesi” ungkapnya.

Kepala Teknologi Baykar Industries Selçuk Bayraktar juga memposting di akun Twitter-nya tentang Sistem Pesawat Tempur Tanpa Awak (MİUS) ini.

Disini Bayraktar berkata, “Tujuan kami adalah membuat penerbangan pertama dari prototipe #MİUS, yang kami kembangkan bersama para insinyur dan teknisi muda pada peringatan 100 tahun berdirinya Republik Turki. Untuk menjadi pemimpin dalam teknologi adalah dengan mempersiapkan balapan masa depan pada hari ini!”

Bayraktar, yang juga menyertakan video yang dia rekam tentang MIUS, disini ia mengatakan: “Hari ini adalah hari arafah. Saya merekam video pendek ini untuk dipublikasikan setelah kejutan diumumkan pada hari pertama hari raya nanti, seperti yang saya lihat banyak pertanyaan tentang kejutan yang akan kami umumkan besok. Kami telah memimpikannya selama lebih dari 12 tahun. Dengan produksi massal dan kematangan AKINCI, pekerjaan kami telah dipercepat baru-baru ini. Kami berbagi desain konseptual yang sedang berlangsung dari proyek yang kami kembangkan ini. Kami sedang melakukan studi pengembangan di area ini untuk seluruh dunia. Pesawat tempur tak berawak akan mengudara seperti SİHA kami. Diperkirakan proyek ini akan mengubah konsep tempur dan akan menggantikan pesawat tempur generasi ke-5 di masa depan.”

Sambil menyatakan bahwa MIUS dapat bekerja sama dengan pesawat tempur rekannya sendiri berkat otonomi armada yang dilengkapi dengan kecerdasan buatan, Bayraktar mengungkapkan “Berkat kemampuan otonomi armada cerdas yang sama, MIUS juga dapat melakukan pertempuran melawan pesawat tempur berawak generasi terakhir dengan kapasitas lebih tinggi. Saya pikir itu akan membuka jalan baru dalam pertempuran udara dengan otonomi armada yang cerdas dan efektivitas biaya.”

Sambil menekankan bahwa tujuannya adalah untuk mewujudkan penerbangan pertama prototipe MIUS pada tahun 2023, Bayraktar berkata:

“Saya ingin menegaskan kembali sebuah isu yang telah saya nyatakan sebelumnya yaitu tentang kunci keberhasilan SİHA kita di dunia. Kita harus mempersiapkan diri untuk persaingan teknologi di masa depan pada hari ini dan berusaha menjadi pemimpin di dunia. Pada kesempatan ini, saya mengucapkan selamat hari raya idul adha kepada bangsa kita dan seluruh dunia Islam.”

Sumber : Anadolu Agency, TRT Haber

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here