Mengenal Para Diplomat Wanita Turki yang Menjalankan Diplomasi di Afrika

BERITATURKI.COM, Ankara – Turki telah membuat kemajuan yang signifikan dalam hubungan politik, ekonomi dan budaya dengan negara-negara Afrika dalam 20 tahun terakhir. Dalam hal ini para diplomat wanita Turki memiliki memiliki tempat yang sangat penting dalam mempererat hubungan ini.

Turki, yang memperkuat hubungan diplomatiknya dengan Afrika setiap tahun dan merupakan salah satu negara dengan jumlah perwakilan diplomatik tertinggi di benua itu, memiliki duta besar wanita 15 orang dari 43 kedutaan Turki yang ada di negara-negara Afrika.

Para duta besar wanita, yang bekerja di berbagai ibu kota benua dari Ethiopia hingga Sierra Leone, dari Afrika Selatan hingga Togo, tidak hanya meningkatkan hubungan diplomatik antar negara, tetapi juga berkontribusi pada hubungan budaya dan kemanusiaan antar bangsa.

Nur Sağman adalah Direktur Jenderal Afrika Barat dan Tengah di Kementerian Luar Negeri Turki dan Elif Çomoğlu Ülgen, yang sebelumnya menjabat sebagai Duta Besar Pretoria, adalah Wakil Direktur Jenderal Afrika Timur dan Selatan.

Adapun para diplomat wanita Turki di kawasan Afrika Timur dan Selatan yaitu Duta Besar Yaprak Alp untuk Addis Ababa (Ethiopia), Duta Besar untuk Kigali (Rwanda) Burcu Çevik, Duta Besar untuk Bujumbura (Burundi) Serap Ataay, Duta Besar untuk Lusaka (Zambia) Iste Crcıroğlu, Duta Besar untuk Pretoria (Selatan Afrika) Ayşegül Kandaş, Duta Besar Gaboron ( Botswana) Meltem Büyükkarakaş dan Duta Besar Windhoek (Namibia) Berin Makbule Tulun.

Di kawasan Afrika Barat dan Tengah, ada diplomat wanita Duta Besar Abidjan (Pantai Gading) Havva Yonca Gündüz Özçeri, Duta Besar Freetown (Sierra Leone) Sibel Erkan, Duta Besar Vagadugu (Burkina Faso) Duta Besar Nilgün Erdem Ar, Duta Besar Accra (Ghana) Özlem Gülsün Ergün Ergün (Togoren, Lome ) Duta Besar Esra Demir, Duta Besar Malabo (Guinea Khatulistiwa) Şebnem Cenk dan Duta Besar Librevil (Gabon) Nilüfer Erdem Kaygısız.

Sedangkan di kawasan Afrika Utara, ada Duta Besar Turki untuk Aljazair (Aljazair) Mahinur Özdemir Göktaş.

Nur Sağman, yang sebelumnya menjabat sebagai Duta Besar (Conakry) Guinea, mengatakan kepada Anadolu Agency (AA) bahwa perspektifnya tentang kehidupan telah berubah di Guinea, sebuah negara Afrika Barat tempat dia bertugas selama sekitar tiga setengah tahun, dan bahwa tugas ini adalah titik balik dalam profesinya.

Ia menekankan bahwa ia menunjukkan gaya yang memadukan hubungan kemanusiaan dan diplomasi selama misinya di Guinea, Sağman berkata:

“Pendekatan yang tulus merupakan gaya yang tidak banyak dilihat orang Afrika di negara lain. Namun, banyak orang Afrika telah menjadi korban agenda tersembunyi. Turki menunjukkan perbedaannya di sini. Sebagai diplomat Turki, saya dengan tulus menjalin persahabatan di Afrika dengan kekuatan yang diberikan kepada saya oleh negara saya. “Saya dengan tulus bekerja dengan rekan-rekan Afrika saya, saya mewakili negara Turki dengan segala ketulusan saya. Kami bekerja bersama, kami menang bersama. Kami terus maju, bekerja, dan menang bersama.” ungkapnya.

Sumber : Anadolu Agency

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here