Mengenal Lebih Dekat RUDN University, Kampus Nan Asri di Rusia

0
124

BERITATURKI.COM, Jakarta – RUDN University atau Rossiiskii Universitet Druzhby Narodov (Universitas Persahabatan Rakyat Rusia) didirikan pada 5 Februari 1960 oleh Pemerintah Uni Soviet. Pada 22 Februari 1961, Universitas RUDN dinamai Patrice Lumumba, salah satu simbol perjuangan rakyat Afrika untuk kemerdekaan, hingga akhirnya berdasarkan keputusan Pemerintah Rusia pada tanggal 5 Februari 1992, universitas ini berganti nama menjadi Universitas Persahabatan Rakyat Rusia.

Terletak di barat daya Moskow, kampus RUDN University terletak di kota yang sangat indah dan bersih serta mendapat julukan universitas paling “hijau” (menurut “UIGreenMetric World University Ranking”). Dibangun di area seluas 50 hektar, RUDN University juga menjadi salah satu universitas kelas dunia terbaik di Rusia menurut “Times Higher Education World University Rankings”, “QS World University Rankings”, dan “Round University Ranking”. Selain itu, RUDN University adalah universitas pertama di Rusia yang mendapatkan 5 bintang QS dalam 5 kategori peringkat.

Kepada beritaturki.com saat ditemui di JCC, Jakarta dalam gelaran IIETE 2019, Wakil Kepala Urusan Luar Negeri Asia untuk RUDN University, Galina I. Tsvyk, menceritakan bahwa terselip kisah menarik dibalik sejarah berdirinya RUDN University yang erat kaitannya dengan Proklamator RI, Soekarno.

“Awal mula keputusan mendirikan RUDN University ini dilakukan oleh pemerintah Uni Soviet sebagai tanggapan atas permintaan Soekarno yang bertanya kepada Nikita Khrushchev, Pemimpin Soviet pada saat itu, ‘Kemana sebaiknya orang-orang pintar dari Indonesia dikirim belajar di Soviet?’,” tutur Galina.

“Terdapat beberapa program unggulan di RUDN University, beberapa diantaranya ialah farmasi, teknik, sains, dan teknologi,” tambahnya.

Galina secara khusus mengaku sangat senang dan antusias atas terselenggaranya IIETE 2019 di Jakarta pada 14-17 Februari 2019.

“Kami berterima kasih, khususnya kepada Biru Marmara Grup yang telah mengundang dan mengatur kedatangan kami [RUDN University] ke Indonesia,” ungkapnya.

“Kami juga sangat senang dapat secara langsung bertemu dan menjawab pertanyaan para pengunjung pameran yang secara khusus ingin mengetahui lebih banyak seputar RUDN University, atau pun pendidikan di Rusia secara umumnya,” pungkas Galina.

Tahun ini, RUDN University dan Biru Marmara Edukasi berencana akan mengirimkan siswa/i terbaik di tanah air untuk dapat menjalani kuliah di negeri Beruang Merah tersebut.

“Sekarang putra-putri Indonesia yang ingin menginjakkan kakinya di Moskow untuk melanjutkan studi, Insyaallah sudah ada jalurnya, yaitu melalui Biru Marmara Edukasi,” tutur Doddy Cleveland Hidayat Putra, Direktur Biru Marmara Edukasi.(Yn)

“Sekarang putra-putri Indonesia yang ingin menginjakkan kakinya di Moskow untuk melanjutkan studi, Insyaallah sudah ada jalurnya, yaitu melalui Biru Marmara Edukasi,” tutur Doddy Cleveland Hidayat Putra, Direktur Biru Marmara Edukasi.(Yn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here