Mendagri Turki Akan Batalkan Izin Tinggal Warga Asing Yang Tidak Patuh Aturan

0
35

BERITATURKI.COM, Ankara – Dalam sebuah rapat yang membahas mengenai perkembangan pencegahan penyebaran virus corona selama pandemi, Menteri Dalam Negeri Turki Suleyman Soylu ikut berbicara mengenai penyalahgunaan aturan yang dilakukan beberapa warga asing di Turki pada waktu ditetapkan larangan keluar rumah atau curfew. Menurut aturan yang ditetapkan oleh Pemerintah Turki, aturan larangan keluar rumah tidak berlaku buat para turis asing, hanya menampakkan kartu identitas berupa paspor kepada petugas, para turis asing bebas melaksanakan aktivitas diluar rumah pada saat diberlakukannya curfew. Akan tetapi banyak warga asing yang sudah menetap di Turki yang menggunakan izin tinggal berupa Ikamet (Residence Permit/ Izin Tinggal) tetap melaksanakan aktivitas pasa saat diberlakukannya curfew dengan menunjukkan kartu identitas berupa paspor kepada petugas dengan mengaku dirinya turis.  

Mengenai hal ini Menteri Dalam Negeri Soylu berkata, “Secara jelas saya berkata jika ada warga asing yang sudah memiliki izin tinggal dan tetap menyalahgunakan aturan ini, saya akan membatalkan izin tinggalnya. Dan saya memiliki wewenang mengenai hal ini. Semua orang harus tetap berada di rumah selama diberlakukannya curfew, dan kami tidak akan membiarkan akan adanya warga asing yang sudah menetap yang mengaku dirinya turis.”

Ia juga menambahkan “Mulai akhir pekan ini, kami akan menugaskan para petugas inspeksi khusus ke setiap wilayah untuk membantu kinerja para gubernur, kepala distrik dan para penegak hukum. Kami mengerahkan seluruh tenaga untuk mengontrol lapangan. Bila perlu petugas kami akan mengecek satu-satu apakah ada tidaknya penyalahgunaan aturan.”

“Tidak ada pengecualian bagi siapa pun pada saat diterapkan jam malam tersebut. Setiap Pengecualian yang ada pun tetap ada alasan, waktu dan rute yang telah disesuaikan secara terbatas. Dan saya tidak akan membiarkan siapapun yang berkata “Saya pejabat publik, saya pengacara, saya penasihat keuangan, saya akuntan, saya petani” untuk bebas melaksanakan aktivitas sepanjang hari pada saat curfew, saya juga tidak akan membiarkan siapapun berpikir bahwa dia bisa pergi kemanapun dengan berkata “Saya pergi ke toko bahan makanan, saya pergi ke pasar” dan lain-lain.” Imbuh nya saat menutup ucapannya.

Sumber :  Haber Turk

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here