Lusa, Ketua NATO Stoltenberg Akan Mengunjungi Turki

0
29

BERITATURKI.COM, Ankara- Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg akan melakukan kunjungan resmi ke Turki pada hari Senin.

Stoltenberg akan mengunjungi tokoh-tokoh pemerintah senior di Turki dan Yunani minggu depan, karena aliansi tersebut mencoba untuk meredakan perselisihan yang berbahaya antara kedua negara anggota.

Kepala NATO akan berada di Ankara pada Senin untuk menemui Menteri Luar Negeri Mevlüt Çavuşoğlu dan di Athena pada Selasa untuk pembicaraan dengan Perdana Menteri Kyriakos Mitsotakis, kata kantornya dalam sebuah pernyataan.

Pada hari Kamis, NATO telah mengatakan bahwa mekanisme dekonfliksi militer antara Yunani dan Turki untuk sengketa Mediterania Timur telah dibentuk.

Menyusul serangkaian pertemuan teknis antara delegasi militer Yunani dan Turki di markas NATO di Brussels, mekanisme dekonfliksi militer bilateral dibentuk, katanya.

Mekanismenya dirancang untuk mengurangi risiko insiden dan kecelakaan di Mediterania Timur dan termasuk pembuatan hotline antara Yunani dan Turki untuk memfasilitasi dekonflik di laut atau di udara, tambahnya.

Stoltenberg mengatakan dalam sebuah pernyataan: “Saya menyambut baik pembentukan mekanisme de-konflik militer, yang dicapai melalui keterlibatan konstruktif Yunani dan Turki, keduanya menghargai Sekutu NATO. Mekanisme keamanan ini dapat membantu menciptakan ruang bagi upaya diplomatik untuk mengatasi perselisihan yang mendasarinya, dan kami siap untuk mengembangkannya lebih lanjut. Saya akan tetap berhubungan dekat dengan kedua Sekutu. “

Delegasi militer Turki dan Yunani telah menyepakati “prinsip umum” dalam pembicaraan NATO, Kementerian Pertahanan Turki juga mengatakan setelah pengumuman NATO.

Delegasi militer Turki dan Yunani mengadakan serangkaian pembicaraan teknis yang diselenggarakan NATO, dimulai dari 10 September. Pembicaraan itu direncanakan setelah panggilan telepon antara Presiden Recep Tayyip Erdoğan dan Stoltenberg pada awal September.

Putaran keenam dari pembicaraan itu diadakan pada hari Selasa, kata Kementerian Pertahanan Nasional Turki./DS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here