Ledakan Hebat di Beirut-Lebanon; Turki Desak Negara Tetangga Segera Kirim Bantuan.

0
47
AFAD Turki dorong Pemerintah Negara-negara Tetangga Lebanon termasuk Turki sendiri untuk dapat mengirimkan bantuan. Sementara Dubes RI di Beirut Hajriyanto Thohari melaporkan tidak ada korban jiwa dari Pihak WNI.

BERITATURKI.COM, Beirut-Lebanon| Berdasarkan laporan langsung yang disampaikan oleh BBC News, telah terjadi ledakan besar di sebuah gudang yang berisi bahan peledak di Pelabuhan Beirut menyebabkan letusan yang membahana, Sebagaimana dikonfirmasi oleh kantor berita resmi Lebanon/MNA.

Sejumlah besar orang dilaporkan terluka dalam ledakan itu, sementara mantan Perdana Menteri Saad al-Hariri –yang tinggal di dekat daerah ledakan– dilaporkan tidak terluka apapun.

Tempat tinggal Al-Hariri, properti pemerintah, Masjid Mohammad Al-Amin, dan bangunan-bangunan di sekitarnya juga dikatakan telah mengalami kerusakan hebat.

“Kebakaran itu menyebabkan ledakan besar yang bergema di ibukota dan pinggiran kota,” kata Anadolu Ajansı itu.

Berikut laporan video yang direkam oleh BBC News langsung dari lapangan;

Ledakan di Beirut Lebanon yang sebabkan oleh meledaknya bangunan tempat penyimpanan bahan-bahan yang mudah meledak/BBCnews.com.

Turki meminta semua tetangga regional agar bersama-sama segera mengirim bantuan ke Beirut pada saat yang sangat dibutuhkan ini, Pihak AFAD-Turki menyampaikan bahwa Lebanon berada di tengah krisis keuangan di mana orang-orang mulai mati kelaparan, Bangunan yang berada 100-an meter tidak bisa digunakan karena ledakan, dan rumah sakit kehabisan ruang.

Sementara itu, Dubes RI untuk Lebanon Hajriyanto Thohari bersamaan setelah ledakan besar di Beirut menyampaikan beberapa hal terkait informasi terkait ledakan yang terjadi di Beirut pada 4 Agustus 2020:

  1. Ledakan sangat besar yang telah kami laporkan terdahulu terjadi di Port of Beirut pada pukul 18.02 Waktu Setempat. Lokasi port berdekatan dengan Downtown Beirut. Tingkat kehancuran dan kerusakan properti terjadi dalam radius beberapa kilometer dari pusat ledakan.
  2. Sejauh ini belum ada keterangan resmi penyebab ledakan. Sumber awal menyampaikan analisa bahwa ledakan terjadi di salah satu hangar besar yang menyimpan bahan-bahan rentan meledak yang disimpan di pelabuhan.
  3. Ada Informasi juga bahwa ledakan besar tersebut berasal dari bahan Sodium Nitrat dalam volume besar yang disimpan di Port. Sodium Nitrat adalah bahan putih yang digunakan utk pengawet makanan dan bisa meledak apabila terkena api.
  4. Kementerian Kesehatan Lebanon menyampaikan informadi jumlah korban meninggal mencapai puluhan dan korban luka-luka mencapai ratusan.
  5. Berdasarkan pengecekan terakhir seluruh WNI dalam keadaan aman dan selamat. Dalam catatan KBRI, terdapat 1.447 WNI, 1.234 diantaranya adalah Kontingen Garuda dan 213 merupakan WNI sipil termasuk keluarga KBRI dan mahasiswa.
  6. KBRI telah menyampaikan imbauan melalui WAG dan melalui simpul-simpul WNI. Sejauh ini WNI terpantau aman. KBRI telah mengimbau utk segera melapor apabila berada dalam situasi tidak aman.
  7. KBRI telah melakukan komunikasi dengan pihak Kepolisian dan meminta laporan segera apabila ada update mengenai WNI dan sepakat akan segera menyampaikan informasi kepada KBRI.
  8. 1 (seorang) WNI yang sedang di karantina di RS Rafiq Hariri, Beirut, yang tidak jauh dari lokasi ledakan, juga sudah terkonfirmasi aman. /DSB

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here