Laporan Statistik : 48.000 Bangunan akan Runtuh jika Gempa Besar Melanda Istanbul

0
14
Petugas menjalankan tes ketahanan terhadap gempa bumi di sebuah gedung di distrik Bağcılar, di Istanbul, Turki, 3 November 2020. (Foto İHA)

BERITATURKI.COM, Istanbul – Sebuah laporan oleh Kantor Statistik Istanbul yang dirilis pada hari Jumat (6/11/2020) memberikan pandangan menakutkan tentang apa yang akan terjadi pada kota tersebut jika terjadi gempa bumi dengan kekuatan 7,5 Skala Richter. Laporan oleh kantor tersebut, yang dijalankan oleh Istanbul Metropolitan Municipality (IBB), mengatakan 48.000 bangunan akan runtuh atau rusak berat dalam gempa bumi seperti itu dan 194.000 bangunan akan mengalami kerusakan “sedang” atau sedikit lebih tinggi.

Laporan itu, yang muncul setelah gempa bumi 30 Oktober di provinsi barat Izmir, menyoroti keterpaparan kota itu ke prediksi “yang besar”. Menurut banyak ahli, ini hanya soal waktu kapan gempa bumi berkekuatan besar akan melanda Istanbul, yang berpenduduk lebih dari 15 juta orang. Serangkaian gempa bumi mengguncang Turki barat dan timur baru-baru ini, dan Istanbul sendiri diguncang gempa berkekuatan 5,8 pada September 2019.

Kantor Statistik Istanbul mengatakan dalam laporannya bahwa aliran darurat dan bantuan ke kota mungkin terhambat jika terjadi gempa bumi skala besar, menutup setidaknya 30% jalan. Proyeksi laporan memperkirakan setidaknya TL 120 miliar ($ 14 miliar) kerugian ekonomi untuk kota yang merupakan pusat keuangan utama Turki. Gempa malam hari akan menyebabkan lebih banyak korban jiwa, kata laporan itu.

Ertuğrul Ağlar, seorang ahli di kantor tersebut, mengatakan kepada Demirören News Agency (DHA) pada hari Jumat bahwa data saat ini menunjukkan 376.000 bangunan baru dibangun di kota itu antara tahun 2000 dan 2019, tetapi bangunan yang dibangun sebelum tahun 2000 berada di bawah risiko yang lebih tinggi. “Mereka sudah menderita gempa bumi 1999,” kata Ağlar, mengacu pada gempa bumi besar yang pusatnya Gölcük, sebuah kota di provinsi Kocaeli sekitar 126 kilometer (78,3 mil) timur Istanbul.

Ribuan orang tewas di wilayah tersebut akibat gempa tersebut. Ağlar mengatakan 538.800 bangunan dibangun di Istanbul antara tahun 1980 dan 2000, dan mereka “masih berdiri”. Istanbul adalah rumah bagi 255.000 bangunan lain yang dibangun sebelum 1980. “Mereka berada di bawah risiko tambahan dari kemungkinan gempa bumi,” katanya.

Sumber : Daily Sabah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here