Laksamana Yang Melakukan Deklarasi Montreux Kembali Dipanggil Untuk Proses Penyelidikan

0
8

BERITATURKI.COM, Ankara – Kantor Kejaksaan Penuntut Umum Ankara kembali memaksakan penyelidikan terhadap 104 pensiunan laksamana yang mengeluarkan ‘deklarasi Montreux’ pada 3 April silam. Sesuai dengan Pasal 316/1 dari TCK (Undang-Undang Hukum Pidana Turki/ Türk Ceza Kanunu), mereka terjerat kasus “Melakukan kejahatan terhadap keamanan negara dan tatanan konstitusional secara berencana”.

Selama masa penyelidikan ini ada 14 pensiunan laksamana yang aktif dari proses menyiapkan deklarasi hingga pada proses publikasi sudah ditahan, diantaranya adalah Ergun Mengi, Atilla Kezek, Alaettin Sevim, Ramazan Cem Gürdeniz, Nadir Hakan Eraydın, Bülent Olcay, Kadir Sağdıç, Türker Ertürk, Turgay Erdağ dan Ali Sadi Ünsal. Selain itu laksamana Engin Baykal, Cemil Şükrü Bozoğlu, Mustafa Özbey dan Atilla Kıyat hanya dipanggil saja karena sudah berusia lebih dari 70 tahun.

14 pensiunan laksamana tersebut sebelumnya telah dibebaskan setelah mengikuti prosedur penyelidikan di kantor polisi dan mengikuti persidangan dihadapan Hakim . Kemudian, setelah diperluaskan kasus, proses penyelidikan kembali diperpanjang sejalan dengan pernyataan para pensiunan laksamana, sehinggga 6 pensiunan laksamana kembali dipanggil untuk dimintai keterangan. Setelah dimintai keterangan di kantor polisi Ankara, 6 orang tersebut kembali dibebaskan oleh hakim secara bersyarat.

Masih dalam bagian dari penyelidikan ini, ada 84 pensiunan laksamana yang memiliki tanda tangan di bawah deklarasi dan belum pernah dipanggil sebelumnya, juga dipanggil untuk proses penyelidikan.

Dalam pernyataan yang dibuat oleh Kantor Kejaksaan Umum Ankara, disebutkan bahwa perintah penyelidikan materi digital yang disita dan penyitaan beberapa bukti terkait pada 5 dan 16 April sudah ada. Dari proses penyelidikan tersangka sejauh ini, para tersangka yang menandatangani di bawah deklarasi tersebut terbukti bersalah berdasarkan hasil yang diperoleh dari analisis HTS. Dan kejaksaan juga sudah mengirimkan surat perintah kepada Kepolisian Negara untuk melakukan penyelidikan para tersangka atas kasus ini.

Dalam pernyataan tersebut juga disebutkan bahwa penyelidikan terhadap para tersangka akan mulai dilaksanakan pada 27 Mei, dan semua proses penyelidikan akan tetap dilanjutkan dengan berbagai cara.

Sumber : Hurriyet

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here