Kota Dongeng Kandili, Pemukiman Tertua di Sepanjang Bosporus

0
73
Dok. Daily Sabah

Setiap sudut Istanbul seakan-akan menjadi tontonan sejarah. Setiap distrik di kota yang megah ini memiliki banyak cerita yang berbeda serta situs sejarah yang menakjubkan. Berabad-abad lalu terukir sejarah Utsmaniyah dengan kisah-kisah yang tak terhitung jumlahnya. Beragam kisah sejarah terjadi dari mulai gang-gang sempit hingga pemandangan indah di sepanjang pantai yang menjadikan masing-masing distrik ini unik dalam kemegahan. Tak heran, distrik-distrik tersebut menjadi pusat daya tarik bagi wisatawan lokal maupun asing.

Distrik Kandilli menawarkan banyak tempat indah untuk dijelajahi. Tempat bersejarah di Istanbul bagian Asia ini masih mempertahankan keindahan alaminya. Nama Kandilli, yang secara harfiah berarti “lilin”, merupakan nama yang diambil dari istana Ottoman yang selalu dihiasi oleh lilin. Istana tersebut dibangun oleh Sultan Murad IV .

Struktur historis yang paling terkenal dari Kandilli adalah istana Sultan Adile. Istana tersebut dibangun atas perintah Sultan Adile, salah satu anak perempuan dari Sultan Ottoman, Mahmud II. Arsitek istana tersebut berasal dari keluarga Balyan yang cukup terkenal. Keluarga Baylan telah membuat banyak bangunan di seluruh dunia, khususnya di Istanbul. Beberapa bangunan yang mereka rancang yaitu Istana Dolmabah, Istana Beylerbeyi dan Masjid Ortaköy.

Sebelum Sultan Adile meninggal pada tahun 1899, ia menyumbangkan istana tersebut untuk dijadikan sekolah bagi remaja-remaja perempuan. Pada tahun 1916 berdirilah sekolah menengah khusus perempuan di Kandili. Sekolah tersebut sempat hancur akibat kebakaran yang terjadi pada tahun 1986 dan akhirnya dipugar pada tahun 2006 serta dibuka kembali sebagai pusat budaya.

Paviliun musim panas Küçüksu, di dekat distrik Kandilli, juga sangat menarik untuk dikunjungi. Küçüksu termasuk salah satu tempat yang indah di Bosphorus. Nuansa Küçüksu seakan membawa kita kembali ke periode sejarah Bizantium. Küçüksu dan “Kandil Bahçesi” (Candle Garden) merupakan taman yang populer selama periode Ottoman. Taman tersebut merupakan taman favorit bagi Sultan Murad IV.

Kawasan populer di Kandilli lainnya adalah dermaga kapal feri. Tempat tersebut menjadi “hidup” karena aktivitas para nelayan, kafe, dan toko-toko pedagang lokal. Struktur dermaga kapal feri juga sangat mengesankan dengan bunga-bunga yang tergantung dari bangunan bersejarah.

Cafe Kandilli adalah salah satu tempat paling menyenangkan untuk duduk di lingkungan sekitar dermaga. Tempat tersebut, dikelola oleh Ezgi Demir, pemilik cafe yang telah dibuka selama delapan tahun. Jendela persegi kecil, gaya dekorasi antik, perapian dan pemandangan laut menjadi nuansa tempat itu sangat menyenangkan. Cafe Kandilli sangat ideal untuk sarapan, makan siang, atau sekedar bersantai menikmati secangkir kopi.

Ezgi Demir mengaku jatuh cinta dengan pekerjaannya sebagai pengusaha.

“Kafe ini seakan memberikan visi yang kuat. Sebagian besar sajian lezat di menu sarapan kami datangkan langsung dari produsen di Anatolia. Saya sangat menyukai pepperoni Turki dengan krim dan daging sapi berkualitas. Anda juga patut mencoba kue brownis dengan isian cokelat didalamnya,” tutur Demir.

Dok. Daily Sabah

Cafe yang menggunakan alat makan perak, piring porselen dan taplak meja tersebut juga menawarkan layanan katering. Tempat tersebut dilengkapi dengan taman belakang yang bisa disewa untuk pesta ulang tahun dan acara-acara khusus. Buka setiap hari, kecuali hari Senin, tempat ini membolehkaan pengunjungnya membawa hewan peliharaan. Artis, wartawan, dan konsultan freelance adalah pengunjung yang sering datang ke tempat tersebut.

Rumah-rumah bersejarah bergaya Ottoman di Sıraevler Street, Kandilli, sangat cocok bagi pengunjung yang teratrik dengan fotograpi. Di jalan yang sama, Anda juga akan melihat gereja Armenia dan Yunani. Gereja-gereja dengan ikon megah itu terbuka bagi pengunjung di hari Minggu. Ketika Anda berada di Kandilli, Anda juga dapat mengunjungi beberapa tempat bersejarah lainnya di Bosphorus bagian Asia. Anda dapat mencoba yoghurt Kanlica, mengunjungi masjid megah yang terkenal di Beylerbeyi, menikmati minum teh di bawah pohon tua di Çengelköy, mengambil foto di depan dinding bersejarah Benteng Anatolia atau mengunjungi Paviliun Musim Panas Hidiv dan naik perahu di sungai Göksu.(Yn)

Sumber: Daily Sabah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here