Konya Turki Peringati Wafatnya Penyair Sufi Terkenal, Mevlana Jalal Al-Din Al-Rumi

0
116
Dok. Anews

Pekan ini merupakan momen penghormatan atas kematian Jalal Al-Din Al-Rumi ke-745. Acara penghormatan bagi sufi yang juga dikenal sebagai Mevlana ini akan digelar di Konya. Peringatan ini disebut sebagai “Şeb-i Arus” atau malam persatuan dan digelar dari tanggal 7 sampai dengan 17 Desember 2018.

Gubernur Konya Cüneyit Orhan Toprak mengatakan bahwa peringatan ke-745 atas wafatnya Rumi akan menyatukan puluhan ribu orang dari Turki dan luar negeri karena ajaran penyair yang dikenal menjungjung tinggi nilai toleransi dan persaudaraan ini. Pada konferensi pers di sebuah hotel, Toprak memberikan informasi tentang upacara penghormatan tahun ini.

Dok. AA

“Sebagai bagian dari upacara, akan diselenggarakan berbagai acara seperti Semâ, atau pertunjukan tarian berputar, pameran, hingga pertunjukan teater. Mudah-mudahan gelaran setiap tahun ini berhasil menyatukan puluhan ribu orang dari Turki dan luar negeri yang datang bersama atas ajaran-ajaran toleransi dan persaudaraan Rumi. Ketika kita melihat nasihat dan karya Rumi, ia menunjukkan kepada kita cara untuk menemukan kedamaian yang lebih dalam tentang kehidupan pribadi dan sosial kita,” ungkap Toprak yang juga memastikan acara tersebut berjalan dengan lancar.

Karena tema dari upacara tahun ini adalah “Selam Vakti” (Waktu Damai), Toprak mengatakan bahwa “selam” adalah kata kunci yang paling penting bagi masyarakat untuk hidup dalam damai, untuk saling memahami, untuk melembutkan hati dan untuk toleransi.

Direktur Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Abdüssettar Yarar mengatakan bahwa mereka akan mengadakan gelaran penghormatan bagi Rumi ke-81 pada tahun ini.

“Kami telah menunjukkan pendekatan yang berbeda dalam upacara selama tiga tahun terakhir. Kami menekankan topik dan konsep yang dibahas Rumi dalam karya-karyanya yang luar biasa, seperti “Masnavi” “Divan-e Kabir”, “Fihi Ma Fihi”, “Maktubat”, dan “Majalis-i Saba”. Kami akan mengadakan acara seperti pameran, pertemuan ilmiah, lokakarya, konser, upacara penghargaan, teater, pemutaran film Rumi dan sesi tanda tangan. Kami juga memberikan informasi kapan dan di mana acara ini akan dilakukan dalam buku yang telah kami siapkan,” jelas Yarar.

Program ini terdiri dari 23 topik utama, yaitu 15 sesi pertunjukan Semâ atau pertunjukan berputar, 15 sesi pelajaran Mevlana, 40 pertemuan di mausoleum, 14 lokasi pameran, 17 konser musik Sufi Turki, 15 pertemuan Mevlana, 47 lokakarya dan 3.512 program teater. Selain itu, akan ada berbagai acara seperti simposium, konser, dan wawancara, yang seluruhnya berjumlah 3.766 program.

Sebanyak 55.000 orang diperkirakan menghadiri upacara. Upacara dipromosikan di lima lokasi berbeda di bandara Ankara dan Istanbul. Pada hari Jumat, 7 Desember 2018, ajaran Rumi dan tema “Waktu Damai” akan diberitakan di semua masjid di seluruh Turki.

Esin Bayru Çelebi, cucu generasi ke-22 Rumi, menghadiri konferensi pers bersama Walikota Konya  Uğur İbrahim Altay, profesor Rektor Universitas Necmettin Erbakan, Dr. Muzaffer Şeker, dan Rektor Universitas Karo Karatay Dr. Bayram Sade.(Yn)

Sumber: Anews

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here