Kompleks Kuno Kuda Troya dan Kuil Zeus Aizanoi Menjadi Daya Tarik Pariwisata Turki

0
14

BERITATURKI.COM, Çanakkale – Pekerjaan penggalian yang dilakukan di situs arkeologi Troya di provinsi barat laut Çanakkale, dan kota kuno Aizanoi di provinsi Aegean Kütahya menjelaskan sejarah 5.000 tahun mereka, menurut sebuah laporan oleh Anadolu Agency yang dikelola negara dirilis pada Kamis (29/04/2021).

Situs Troya telah masuk dalam Daftar Warisan Dunia UNESCO selama sekitar 20 tahun, dan Aizanoi, juga dikenal sebagai “Efesus kedua”, tertulis di daftar sementara UNESCO. “Tahun 2021 adalah tahun yang sangat istimewa bagi Troya karena ini adalah peringatan resmi ke-150 penggalian,” kata Rüstem Aslan, kepala tim penggalian di Çanakkale.

Mengatakan bahwa situs tersebut memiliki sejarah sekitar 5.500 tahun, Aslan menyoroti bahwa eksplorasi arkeologi yang dilakukan selama 150 tahun ini menjelaskan kekayaan sejarah budayanya kepada dunia.

Aslan mengingatkan bahwa tahun 2018 dan 2019 memainkan peran penting dalam mempromosikan situs bersejarah Troya ketika Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata negara itu mengumumkan 2018 sebagai “Tahun Troya” dan Presiden Recep Tayyip Erdoğan membuka Museum Troy untuk menyambut pengunjung pada tahun 2019.

“Setelah pembukaan museum, minat terhadap kota kuno Troya meningkat secara signifikan,” kata Aslan, menyatakan bahwa mereka akan terus mencari jawaban atas pertanyaan mereka untuk menyoroti sejarah selama penggalian mereka.

Kuil Zeus Aizanoi Turki

Kota kuno Aizanoi, yang ditambahkan ke Daftar Tentatif Situs Warisan Dunia UNESCO pada tahun 2012, di provinsi Kütahya adalah tempat lain dengan daya tarik wisata yang hebat. Terletak di daerah pedesaan sekitar 50 kilometer dari pusat distrik Çavdarhisar, Aizanoi menampung lebih dari 60.000 wisatawan setiap tahun.

Kompleks Aizanoi terdiri dari Kuil Zeus, stadion berkapasitas 13.500 orang, teater, dua pemandian, pasar, tempat perlindungan Meter Steunene (Dewi Bumi Anatolia), dan pekuburan.

Diperkirakan sekitar 80.000-100.000 orang tinggal di kota selama era Romawi. Beberapa barang dari Aizanoi, yang dipindahkan selama penggalian, telah dipamerkan di Museum Arkeologi Kütahya.

Sumber : Hurriyet Daily

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here