Komandan Militer AS Mengatakan Taliban Belum Menguasai Afghanistan

0
13

‘Hasil akhir dari pertempuran belum ditulis,’ kata Jenderal Mark Milley.

BERITATURKI.COM, Chicago (Amerika Serikat) – Komandan tinggi militer Amerika mengakui pada hari Rabu (21/07/2021) bahwa ada sebuah narasi tentang Taliban memenangkan pertarungan untuk menguasai Afghanistan tetapi dia mengatakan pengambilalihan “otomatis” adalah “bukan kesimpulan yang sudah pasti.”

Ketua Kepala Staf Gabungan Jenderal Mark Milley dan Menteri Pertahanan Lloyd Austin berbicara kepada wartawan tentang situasi di Afghanistan dengan tenggat waktu 31 Agustus yang membayangi untuk menarik kehadiran tempur Amerika.

Milley mengatakan sekitar 212 dari 419 pusat distrik di Afghanistan sekarang berada di bawah kendali Taliban tetapi dia mengatakan tidak satu pun dari 34 ibu kota provinsi telah direbut oleh kelompok itu.

Namun, dia mengatakan Taliban telah mengumpulkan pasukan di pinggiran sekitar setengah dari ibu kota provinsi itu dalam upaya untuk mengisolasi pusat populasi negara itu, termasuk ibu kota, Kabul.

Milley mengatakan narasi pengambilalihan Taliban akhirnya adalah propaganda, yang sebagian besar dipromosikan oleh Taliban.

Namun dia mengakui bahwa tampaknya Taliban memiliki momentum strategis dan mengatakan ada beberapa kemungkinan hasil, termasuk beberapa jenis penyelesaian yang dinegosiasikan atau pengambilalihan Taliban sepenuhnya.

“Kekerasan relatif rendah sekarang karena [liburan Idul Adha], tetapi setelah Idul Adha, kami akan mengetahuinya,” katanya tentang libur tiga hari umat Islam. “Saya tidak berpikir permainan akhir belum ditulis.”

Milley menambahkan bahwa pasukan keamanan Afghanistan telah dilatih dengan baik oleh pasukan AS dalam 20 tahun terakhir, sejak pasukan Amerika tiba setelah serangan teror 11 September 2001.

Milley dan Austin mengatakan penarikan pasukan berjalan lancar tetapi menegaskan AS masih berkomitmen untuk memberi nasihat kepada pemerintah Afghanistan dan pasukan keamanan, termasuk menyediakan dana.

Austin mengatakan prioritasnya adalah mengamankan bandara Kabul dan kontingen “kecil” personel militer, warga sipil dan kontraktor akan tetap berada di Kabul.

“Ini,” kata Milley, “akan menjadi ujian kemauan dan kepemimpinan rakyat Afghanistan, pasukan keamanan Afghanistan, dan pemerintah Afghanistan.”

Sumber : Anadolu Agency

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here