Khalifah Haftar Klaim sebagai Penguasa Tunggal di Libya

0
51
Khalifa Haftar, Pemberontak Libya

BERITATURKI.COM, Tripoli- Jenderal Khalifa Haftar Kemarin (28/04/2020) secara sepihak menyatakan dirinya sebagai penguasa Libya.

Dalam sebuah pesan video, Haftar menunjukkan bahwa demonstrasi jalanan di daerah-daerah di bawah kendalinya. Ia mengklaim telah “menerima mandat rakyat Libya” untuk memerintah negara itu.

Haftar menolak mengakui Koalisi Pemerintahan Kesepakatan Nasional/ Government of National Agreement (GNA). Dia mengatakan perjanjian yang ditandatangani oleh pihak-pihak yang bertikai di Libya di bawah naungan PBB, telah “kehilangan kekuasaannya.”

Perjanjian yang dimaksud ditandatangani pada 2015 di Maroko. Sebagai bagian dari perjanjian, Pemerintah Kesepakatan Nasional (GNA) yang diakui PBB dibentuk untuk mengelola proses transisi di Libya.

Haftar dan sekutu politiknya berusaha mencegah perjanjian ini mulai berlaku dengan inisiatifnya di lapangan melalui oposisi militer yang mengatasnamakan Tentara Nasional Libya (LNA).

Sejak penggulingan kekuasaan Muammar Gaddafi pada 2011, dua kursi kekuasaan telah muncul di Libya: komandan militer pemberontak Khalifa Haftar di Libya timur, didukung oleh Mesir dan Uni Emirat Arab, dan Pemerintah Kesepakatan Nasional (GNA) di Tripoli, yang menerima pertimbangan PBB dan internasional.

Tentara Nasional Libya (LNA) Haftar, yang berbasis di timur, telah melancarkan serangan rutin untuk merebut Tripoli sejak bulan April lalu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here