Ketua Parlemen : Turki telah Membantu 160 Negara Sejak Awal Munculnya Wabah Covid-19

0
21

BERITATURKI.COM, Ankara – Ketua Parlemen Turki, Mustafa Sentop pada hari Kamis (17/12/2020) menyerukan warga dunia untuk berjalan bersama ke masa depan melawan virus corona baru.

“Karena virus tidak membedakan orang, kami memiliki rasa sakit dan luka yang sama. Jadi kami harus menyembuhkan lukanya, berjalan ke masa depan bersama tanpa meninggalkan siapa pun,” kata Mustafa Sentop pada rapat ketua parlemen ke-6 MIKTA.

Didirikan pada tahun 2013, MIKTA merupakan kemitraan informal yang terdiri dari Meksiko, Indonesia, Korea Selatan, Turki, dan Australia.

Sentop mengingatkan, Turki memberikan bantuan kepada hampir 160 negara dan 9 organisasi internasional sejak awal merebaknya virus corona.

“Kami mungkin bukan negara terkaya di dunia, tapi kami bangga menjadi yang paling dermawan di dunia,” katanya.

Sentop meminta parlemen dunia untuk tidak tinggal diam tentang wabah itu.

“Selama pandemi, terungkap dengan jelas bahwa kesehatan dan ekonomi bukanlah pesaing tetapi saling melengkapi. Jelas juga bahwa parlemen, yang memainkan peran penting dalam politik kesehatan dan ekonomi, tidak dapat tetap menjadi penonton dalam proses ini,” dia menambahkan.

Sejak muncul Desember lalu, pandemi Covid-19 telah merenggut lebih dari 1,63 juta jiwa di 191 negara dan wilayah. Lebih dari 73,61 juta kasus telah dilaporkan di seluruh dunia, dengan lebih dari 41 juta pemulihan, menurut angka yang dikumpulkan oleh Universitas Johns Hopkins AS.

Sementara AS, India, dan Brasil tetap menjadi negara yang paling parah terkena dampak dalam hal jumlah kasus, Eropa berada dalam cengkeraman gelombang kedua yang menghancurkan.

Ketua parlemen juga mengatakan bahwa Turki menampung hampir 4 juta warga Suriah, yang telah menampung jumlah pengungsi tertinggi di dunia selama 6 tahun terakhir. “Sejak awal wabah, warga Suriah di bawah perlindungan kami dapat memperoleh manfaat dari layanan kesehatan di negara kami atas dasar kesetaraan dengan warga negara kami,” katanya.

Sumber : Anadolu Agency

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here