Kesibukan Presiden Erdoğan dalam KTT G20 Dimulai

0
53

Istanbul. Rombongan Presiden Recep Tayyip Erdoğan tiba di Buenos Aires, Argentina pada hari Kamis, 29 November 2018. Kesibukan Erdoğan dalam gelaran KTT G20 ini dimulai pada hari Jumat, 30 November 2018, saat ia menghadiri sesi khusus berjudul “Just and Sustainable Future”.

Usai pertemuan tersebut, Erdoğan mengambil foto bersama para pemimpin dunia lainnya di Colon Theatre. Setelah itu, para pemimpin datang bersamaan saat makan malam sekaligus berbicara tentang masa depan kerjasama dan penguatan pemberdayaan perempuan di masing-masing negara.

Selain pertemuan bilateral lainnya, Erdoğan juga dijadwalkan akan melakukan pertemuan semi-formal dengan Presiden AS Donald Trump disela-sela agenda KTT. Sebelumnya, menjelang kunjungan ke Argentina, presiden Erdoğan mengatakan bahwa ia akan berdiskusi dengan Trump terkait Manbij, masalah yang terus menjadi penghambat dalam rekonsiliasi hubungan tegang antara kedua sekutu NATO meskipun ada kesepakatan untuk kerjasama.

“Kami akan mengadakan pertemuan mengenai masalah ini dengan Presiden Trump di Argentina. Kami katakan bahwa kami ingin membahas masalah ini secara rinci di sana, karena tidak adanya kesempatan khusus untuk menyentuh bahasana tersebut secara detail melalui telepon,” kata Erdoğan.

Presiden Erdoğan juga mengatakan bahwa sebelumnya, meskipun kesepakatan telah dibuat AS atas penarikan Unit Perlindungan Rakyat (YPG), cabang organisasi teroris PKK Suriah, prosesnya sangatlah lamban dan jauh dari jadwal yang telah ditargetkan.

Erdoğan mengacu pada kesepakatan Manbij, yang dibuat pada bulan Juni antara Ankara dan Washington, yang seharusnya mengarah pada penarikan YPG dari Manbij, Suriah utara, serta administrasi provinsi dialokasikan untuk penduduk setempat berdasarkan demografi yang mencerminkan populasi sebelum YPG mengambil alih hal tersebut.

Kesepakatan itu didasarkan dengan jadwal kerja 90 hari, namun sejauh ini yang dilakukan pasukan AS dan Turki hanya sebatas patroli gabungan, sebenarnya langkah yang dijadwalkan akan dilakukan yaitu penarikan dari YPG dari provinsi, dan hal tersebut belum terlaksana. Pada hari Sabtu (30/11), presiden Erdoğan diharapkan menghadiri pertemuan kerja lainnya tentang infrastruktur, energi, dan masa depan pangan berkelanjutan sebagai salah satu topik utama. Ia juga diperkirakan akan mengadakan konferensi pers usai pertemuan.(Yn)

Sumber: Daily Sabah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here