Kepala Pertahanan Jerman; Turki Adalah Sekutu Penting NATO

0
24

Kramp-Karrenbauer bertemu dengan mitranya dari Turki Hulusi Akar di Berlin untuk membicarakan kerja sama bilateral, dan beberapa isu internasional

BERITATURKI.COM, Berlin– Turki adalah sekutu penting NATO, kata menteri pertahanan Jerman pada hari Selasa, setelah pertemuan dengan mitranya dari Turki Hulusi Akar di ibu kota Berlin.

Akar dan delegasinya disambut dengan penghormatan militer oleh Annegret Kramp-Karrenbauer di markas besar Kementerian Pertahanan Jerman, di mana kedua menteri membahas berbagai aspek kerja sama pertahanan bilateral, masalah keamanan internasional, dan perkembangan terkini di Mediterania Timur. 

“Turki adalah, dan akan tetap, mitra penting NATO,” kata Kramp-Karrenbauer setelah pembicaraan, menambahkan bahwa pertemuan hari ini dapat diartikan sebagai “sebuah sinyal khusus dan baik” bagi sekutu. 

Dia menggarisbawahi bahwa Turki selalu menjadi mitra yang dapat diandalkan dan dekat, dan memberikan kontribusi yang signifikan bagi keamanan Eropa. 

“Kedua negara memiliki kepentingan bersama dalam menjaga stabilitas di sisi tenggara NATO,” tegasnya. 

Akar, pada bagiannya, berterima kasih kepada mitranya dari Jerman atas keramahannya dan mengatakan bahwa mereka melakukan diskusi yang sangat jujur ​​dan konstruktif tentang sejumlah topik penting.

“Kami memiliki kesempatan untuk membahas berbagai macam isu, baik topik bilateral, maupun masalah keamanan dan pertahanan dalam kerangka NATO dan UE,” ujarnya.

Dialog Turki-Yunani 

Kunjungan Akar dilakukan setelah dimulainya kembali pembicaraan langsung antara Turki dan Yunani pada 25 Januari, menyusul upaya diplomatik Jerman untuk mengurangi ketegangan di Mediterania Timur. 

Kramp-Karrenbauer menyambut baik pembicaraan baru-baru ini antara Ankara dan Athena, dan menyatakan harapan bahwa proses ini akan membantu menemukan solusi diplomatik untuk masalah lama antara kedua sekutu NATO tersebut. 

“Saya berharap semua pihak akan menggunakan kesempatan ini untuk berdialog, saya melihat Jerman di sini dalam peran mediasi,” katanya.

Pemerintah Jerman telah mengambil beberapa inisiatif dalam beberapa bulan terakhir untuk mengurangi ketegangan antara Turki dan Yunani, dan memfasilitasi dimulainya kembali pembicaraan langsung setelah jeda selama empat tahun. 

Ketegangan di Mediterania Timur 

Turki dan Yunani telah lama berselisih tentang perbatasan laut di Laut Aegea dan Mediterania Timur.

Ankara telah menolak klaim batas maritim dari anggota UE Yunani dan pemerintahan Siprus Yunani, dan menekankan bahwa klaim berlebihan ini melanggar hak kedaulatan Turki dan Siprus Turki.

Tahun lalu, pemerintah Turki telah mengirim beberapa kapal bor di Mediterania Timur untuk mengeksplorasi sumber daya energi, menegaskan hak Turki di wilayah tersebut serta hak Republik Turki Siprus Utara.

Para pemimpin Turki telah berulang kali mengatakan masalah di Laut Aegea dan Mediterania Timur harus diselesaikan melalui cara dan dialog damai, tetapi juga menggarisbawahi bahwa Turki memiliki kemauan dan tekad untuk melindungi hak dan kepentingannya yang timbul dari hukum dan perjanjian internasional.

Sumber: Anadolu Agency

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here