Kemenlu Turki Tolak Keputusan Liga Arab yang Menargetkan Negaranya

0
99

Ankara sangat mementingkan integritas teritorial, kesatuan politik negara-negara Arab, kata Jubir Kementerian Luar Negeri Turki Hami Aksoy.

BERITATURKI.COM, Ankara| Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Turki dalam pernyataan resminya pada hari Kamis (tadi pagi) mengatakan Turki “sepenuhnya menolak” keputusan yang diambil oleh Liga Arab yang menargetkan negara itu.

Juru bicara Kemenlu Turki, Hami Aksoy menyatakan bahwa Turki “sepenuhnya menolak” semua keputusan yang diambil pada pertemuan Dewan Menteri Liga Arab tersbeut pada 9 September Kemarin di ibu kota Mesir, Kairo.

Juru bicara Kemenlu Turki, Hami aksoy

Dalam pertemuan tersebut, menteri luar negeri Mesir dan UEA menuduh Turki melakukan kegiatan di kawasan yang “menimbulkan ancaman bagi keamanan negara-negara Arab”.

Sebagai tanggapan, Turki mengatakan negara itu, seperti diketahui, sangat mementingkan integritas teritorial dan kesatuan politik negara-negara Arab serta stabilitas regional, berkebalikan dengan “tuduhan tak berdasar” -yang bertujuan untuk mencakup agenda dan kegiatan yang merusak- administrasi di balik keputusan ini, tambahnya.

Turki akan dengan tegas melanjutkan sikap konstruktifnya untuk memastikan perdamaian dan stabilitas regional terlepas dari semua upaya pemerintah Liga Arab yang mendukung teroris -yang mencoba menghancurkan Suriah dan mengancam kedaulatan Irak- menyebabkan Yaman berantakan, berpihak pada pemberontak di Libya, serta mempertaruhkan stabilitas Sudan untuk kepentingan rezim mereka sendiri, di lapangan para pemimpin milisi, kelompok separatis, dan organisasi teroris yang menyebabkan tragedi kemanusiaan masih terus mendapatkan aliran support dari sebagian anggota Liga Arab, sebut pernyataan itu menekankan.

Rakyat negara-negara Arab mengamati bahwa pemerintahan ini (Liga Arab) mengabaikan perjuangan Palestina, Liga Arab telah berupaya menyabotase upaya perdamaian dan solusi dua negara di Palestina dan sikap umum bangsa Arab, kata kementerian itu merujuk kepada upaya UEA yang telah menormalisasi hubungan baik dengan Israhel yang nampaknya akan diikuti beberap negara liga Arab lainnya.

Pertemuan itu juga membatalkan rancangan resolusi yang mengutuk kesepakatan kontroversial antara Uni Emirat Arab (UEA) dan Israel untuk menormalisasi hubungan.

“Kami sekali lagi mengundang Liga Arab untuk mengambil peran positif dalam memastikan stabilitas dan keamanan di kawasan, alih-alih bertindak di bawah arahan beberapa anggotanya yang memiliki sikap bermusuhan terhadap negara kami,” tambahnya./Anadolu_Agency

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here