Kemenlu Turki : Perancis Meningkatkan Ketegangan dengan Memanggil Duta Besarnya dari Turki

0
61

Pada hari Sabtu, Perancis memanggil duta besarnya di Turki untuk berkonsultasi

BERITATURKI.COM, Ankara – Prancis telah meningkatkan ketegangan dengan menarik duta besarnya di Turki, kata Kementerian Luar Negeri Turki pada Minggu (25/10/2020). Dalam sebuah pernyataan, kementerian itu mengatakan Prancis melanjutkan pendekatan “sepihak dan egosentris” terhadap insiden dan dalam hubungan bilateral dengan Turki.

Ia menambahkan bahwa tidak ada reaksi dari Prancis atas proyeksi karikatur di gedung-gedung negara di negara itu, yang menyinggung umat Islam.

Saat Turki berperang melawan semua jenis teror dan kekerasan, pernyataan itu mengingatkan bahwa Ankara menyesali pembunuhan seorang guru bahasa Prancis baru-baru ini. “Penyesalan kami diungkapkan oleh Duta Besar kami di Paris, perwakilan tertinggi negara kami di Prancis.”

Kementerian Luar Negeri Turki kemudian mencatat bahwa Perancis tidak membuat pernyataan apa pun tentang guru Turki yang telah menjadi martir oleh organisasi teroris PKK selama bertahun-tahun.

Turki tidak mendiskriminasi siapa pun atas dasar bahasa, agama, ras, dan pemikiran saat memerangi terorisme, tambahnya.

Pada hari Sabtu, Erdogan menanggapi pernyataan Presiden Prancis Emmanuel Macron yang menuduh Muslim “separatisme” dan menggambarkan Islam sebagai “agama yang mengalami krisis di seluruh dunia”.

Presiden Turki berkata, “Apa masalah Macron dengan Islam? Apa masalahnya dengan Muslim? Dia membutuhkan pemeriksaan mental. Apa lagi yang bisa kami katakan kepada seorang presiden yang tidak memahami kebebasan berkeyakinan dan berperilaku seperti ini dengan jutaan anggota agama yang berbeda yang tinggal di negaranya sendiri?.”

Sumber : Anadolu Agency

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here