Kelompok Militer Terbesar dibentuk untuk hadapi rezim Assad

0
73

IDLIB, Suriah. Tiga faksi militer pada rabu (1/08/2018). Bersatu untuk menghimpun kekuatan tempur terdiri dari 100.000 pasukan, yang disebut-sebut sebagai kelompok oposisi militer terbesar bagi rezim Bashar Al Assad di pusat Hama, Suriah dan wilayah barat laud Idlib.

Menurut seorang sumber di oposisi Suriah, Front Pembebasan Suriah dan Brigade Suqour al-Sham bergabung dengan Front Nasional untuk Pembebasan Suriah yang berafiliasi dengan Tentara Pembebasan Suriah (FSA).

Tujuannya adalah untuk menyatukan faksi-faksi FSA dalam satu entitas.

Front Pembebasan Nasional akan terus beroperasi di bawah Fadlallah al-Haji.

Suriah telah menderita di bawah perang sipil sejak awal tahun 2011. Ketika rezim Assad menyerang kelompok pro demokrasi dengan brutal.

Perang itu telah memicu konflik militer antara kelompok suriah dan rezim Assad wilayah-wilayah yang dilanda perang.

Iran telah mendukung rezim Assad selama perang, sementara Russia melakukan intervensi pada september 2015.

Perundingan damai telah berlangsung di Jenewa pada tahun 2012 untuk menemukan solusi politik bagi konflik itu, sementara perundingan Astana dimulai pada tahun 2017 untuk membahas gencatan senjata.

Ratusan ribu warga sipil tewas karena konflik tersebut, terutama akibat serangan udara rezim yang menargetkan daerah-daerah yang dikuasai oposisi. Selama konflik, rezim Assad telah berkali-kali dikecam oleh pihak pihak internasional karena menyerang warga dengan senjata kimia. (ach)

Sumber : Anadolu Agency

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here