Kedutaan Besar Turki di Baku Gelar Acara Pengormatan Bagi Korban Pembantaian Khojaly 1992

0
44
Foto Daily Sabah

BERITATURKI.COM, Baku – Kedutaan Besar Turki di Baku pada hari Sabtu, 23 Februari 2019, mengenang para korban pembantaian Khojaly yang terjadi pada tahun 1992 di wilayah Karabakh, dimana wilayah tersebut diduduki Azerbaijan selama perang dengan Armenia. Korban yang dibantai dan terluka oleh pasukan Armenia pada Februari 1992 terdiri dari ratusan warga negara Azerbaijan, termasuk wanita dan anak-anak.

Dalam pidatonya di sebuah acara yang diselenggarakan oleh kedutaan Turki dan Asosiasi Bisnis Azerbaijan-Turki (ATIB) pada hari Sabtu (23/02/2019), Duta Besar Turki untuk Azerbaijan Erkan Ozoral mengatakan bahwa Pembantaian Khojaly yang terjadi pada tanggal 26 Februari tidak boleh dilupakan. Turki dan Azerbaijan telah selayaknya berbagi rasa duka dan kesedihan satu sama lain, serta bersama-sama mengambil pelajaran dari masa lalu, Ozoral menambahkan.

Pembantaian 25-26 Februari 1992, dianggap sebagai salah satu insiden perang paling berdarah dan paling kontroversial antara Armenia dan Azerbaijan dalam rangka menguasai wilayah Karabakh yang saat ini telah dikuasai. Karena pembubaran Uni Soviet, pasukan Armenia mengambil alih kota Khojaly di Karabakh pada 26 Februari 1992, setelah menghantamnya dengan artileri berat dan tank yang juga dibantu oleh resimen infantri. Ketika pembantaian itu terjadi, jumlah penduduk kota itu tercatat lebih dari 11.000 jiwa.

Serangan dua jam itu menewaskan 613 warga negara Azeri, termasuk 116 wanita dan 63 anak-anak, serta melukai 487 jiwa lainnya, menurut data yang dimiliki Azerbaijan. Seratus lima puluh dari 1.275 penduduk Azerbaijan yang ditangkap orang Armenia selama pembantaian masih dinyatakan hilang hingga detik ini.(Yn)

Sumber: Daily Sabah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here