Keamanan Terus Diperketat Untuk Persiapan Sekolah Tatap Muka

0
10

BERITATURKI.COM, Istanbul – Kementerian Dalam Negeri telah memperketat langkah-langkah keamanan untuk memastikan keselamatan transportasi pulang pergi siswa ke sekolah pada tahun ajaran 2021-2022. Pengamanan yang ketat akan dilakukan oleh pihak kepolisian dan unit gendarmerie (Polisi Militer) di lingkungan sekolah dan sekitarnya.

Sekolah-sekolah yang ditetapkan dalam kategori prioritas dalam hasil evaluasi yang dilakukan oleh unit penegak hukum akan lebih diperketat kontrolnya. “petugas penegak hukum sekolah” dan “petugas koordinasi pendidikan yang aman” akan terus berkomunikasi dengan pihak sekolah tersebut. Titik dominan di sekitar sekolah dan tempat-tempat berkumpulnya para siswa sebelum jam masuk dan saat keluar sekolah akan selalu dikontrol oleh “Personel patroli” dan petugas khusus.

Pada tahun ajaran baru ini, ada ribuan petugas keamanan dikerahkan. Selain itu, 10 ribu penjaga keamanan swasta akan memastikan keamanan sekolah dalam lingkup Program Kesejahteraan Masyarakat yang dikerjakan oleh Direktorat Jenderal Badan Ketenagakerjaan Turki (İŞKUR) yang berada dibawah Kementerian Keluarga, Tenaga Kerja dan Sosial.

Dalam konteks ini, Kementerian Dalam Negeri juga telah mengirimkan instruksi kepada gubernur untuk menetapkan tugas dan tanggung jawab aparat penegak hukum sekolah, petugas koordinasi pendidikan yang aman dan tim patroli yang akan mengambil bagian pada keamanan pintu masuk dan keluar sekolah.

Para petugas yang akan bertugas selama masa pendidikan akan siap setengah jam sebelum waktu siswa masuk ke sekolah tempat mereka ditugaskan. Mereka tidak akan pernah meninggalkan tempat kerjanya selama jam kerja. Mereka akan terus berkomunikasi dengan pihak sekolah. Sekolah akan mengambil segela tindakan yang diperlukan dalam hal keamanan dan lalu lintas, terutama jam masuk-keluar sekolah.

Pengamanan ini juga akan mencegah penjualan dan penggunaan narkoba di sekolah. Di depan sekolah dan sekitarnya bila ada tempat yang jual alat yang dapat digunakan untuk melakukan kejahatan, maka akan diberikan sanksi hukum.

“Protokol Kerjasama Membuat Sekolah dan Lingkungannya Lebih Aman” telah dilaksanakan oleh Kementerian Pendidikan Nasional, Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Keluarga, Tenaga Kerja dan Dinas Sosial untuk membuat sekolah dan sekitarnya lebih aman. Hasilnya terjadi pengurangan 20% insiden yang terjadi di sekolah dan sekitarnya.

Sumber : TRT Haber

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here