Kasus virus Korona di Turki Menurun Drastis.

0
46
Kasus virus harian Turki di bawah 2.000 untuk pertama kalinya sejak 30 Maret
Menkes Turki, Fahrettin Koca (doc. Yeni şafak)

Untuk Pertama kalinya dibawah 2.000 kasus sejak 30 Maret

Turki sejauh ini telah melakukan hampir 1,1 juta tes untuk mendeteksi virus.

BERITATURKI.COM/Ankara (04/05). Jumlah kasus virus corona telah dilaporkan di bawah 2.000 untuk pertama kalinya sejak 30 Maret di Turki, menteri kesehatan mengatakan pada hari Sabtu, kemarin sore.

Sebanyak 58.259 pasien telah pulih dari coronavirus di Turki ketika negara itu terus mengambil tindakan terhadap virus baru, kata Fahrettin Koca di akun resmi Twitter miliknya.

Pada hari Sabtu, 4.451 pemulihan dilaporkan, sebuah angka yang lebih dari dua kali lipat dari kasus-kasus baru yang terdaftar pada hari terakhir untuk hari kedua berturut-turut, menurut Koca.

Sementara itu, angka kematian dari coronavirus telah mencapai angka 3.336 orang ketika Turki melaporkan 78 kematian lagi – angka di bawah 80 untuk pertama kalinya setelah waktu yang lama – dalam 24 jam terakhir, kata menteri kesehatan.

Turki mencatat 1.983 kasus baru, menjadikan total kasus 124.375 orang yang masuk PDP, kata Koca.

Negara itu, sementara itu, terus melakukan sejumlah tes setiap hari, total PDP rata-rata di atas 4000 orang, akan tetapi sejak sabtu kemarin pertama kali dibawah 2000 orang kasus baru yang ditemukan.

Hal ini bertolak belakang dengan beberapa negara Eropa seperti Belanda, Jerman dan Prancis dimana jumlah kematian dan kasus baru dicatatkan meningkat.

Dalam 24 jam terakhir, lebih dari 36.318 tes tambahan telah dilakukan, dan jumlah total tes melebihi 1,11 juta.

Lebih dari 3,38 juta kasus telah dilaporkan di 187 negara dan wilayah sejak virus itu muncul di Cina Desember lalu, dengan AS dan Eropa merupakan daerah yang paling parah di dunia.

Sejumlah besar pasien COVID-19 – lebih dari 1,06 juta – telah pulih, tetapi wabah ini juga telah merenggut hampir 240.000 nyawa sejauh ini, menurut data yang dikumpulkan oleh Universitas Johns Hopkins AS. (Yenişafak.com.tr/en)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here