Kasus Covid-19 di Turki Mulai Menanjak Kembali, Pemerintah Imbau Agar Lebih Berhati-hati

0
24

Menteri Kesehatan Fahrettin Koca pada hari ini (06/09), Ia mengulangi seruan kepada masyarakat untuk memperhatikan saran pemerintah untuk mematuhi protokol kesehatan hingga wabah berakhir.

BERITATURKI.COM, Ankara| Kasus Covid-19 di Turki telah kembali menaik. Dalam 24 jam terakhir Kemenkes Turki mencatat 1.578 kasus, 53 orang meninggal, sementara itu lebih dari 1.013 pasien telah pulih, sebagaima disampaikan oleh Menteri Kesehatan Fahrettin Koca pada hari ini (06/08), Ia mengulangi seruan kepada masyarakat untuk memperhatikan saran pemerintah untuk mematuhi protokol kesehatan hingga wabah berakhir.

Sekitar 96.842 tes telah dilakukan dalam satu hari terakhir, menurut data yang dibagikan oleh Koca di akun Twitter-nya.

Update harian tanggal 06 September yang disampaikan melalui tautan Twitter-nya oleh Menkes Turki Farhettin Koca.

Koca mengatakan beberapa provinsi yang mengalami kasus terberat dalam 1 pekan terakhir adalah provinsi Van, Karaman, Erzincan, Çankırı, dan Kayseri. Sementara provinsi yang banyak mendapatkan pasien baru terbanyak adalah di Istanbul, Ankara, Konya, Erzurum dan Yozgat.

Total korban tewas di negara itu mencapai 6.673, sementara 279.241 orang telah pulih sejak kasus pertama diumumkan di negara itu pada pertengahan bulan Maret.

Perwakilan Pemerintah Indonesia di Ankara (KBRI Ankara) juga menyampaikan imbauan kepada WNI agar terus berhati-hati dan terap memperhatikan protokol kesehatan serta tidak keluar dari rumah jika memang tidak diperlukan, sebagaimana edaran yang disampaikan oleh KBRI Ankara dan di sampaikan melalui Satgas Penanganan Covid-19 KBRI ANKARA.

Surat edaran satgas penanganan Covid-19 KBRI Ankara 2020

Di seluruh dunia, COVID-19 telah merenggut 851.647 nyawa di 188 negara dan wilayah sejak Desember lalu. Amerika Serikat, Brasil, India, dan Rusia saat ini adalah negara yang paling parah terkena dampaknya.

Lebih dari 25,53 juta kasus COVID-19 telah dilaporkan di seluruh dunia, dengan pemulihan lebih dari 16,86 juta, menurut angka yang dikumpulkan oleh Universitas Johns Hopkins di AS./DS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here