Kanselir Jerman Nyatakan Dukungan pada Perekonomian Turki

0
22

Berlin, Jerman – Jerman punya “kepentingan strategis” akan perkembangan ekonomi sehat di Turki, Kanselir Jerman Angela Merkel mengatakan Kamis (6/9).

Pada wawancara dengan televisi RTL Jerman, Merkel mengatakan kalau Jerman dan Turki harus memperbanyak dialog dan kerja sama, meskipun ada beberapa perbedaan pada beberapa topik politik.

“Jerman memiliki kepentingan strategis pada perkembangan ekonomi sehat di Turki. Kalau kami bertindak di jalan yang akan memperlemah Turki, itu tidak akan jadi kepentingan kami,” dia bilang.

Uni Eropa kelas berat Jerman tetap menjadi rekan perekonomian dan perdagangan utama Turki,  meskipun dengan ketidaksepahaman politis antara kedua pemerintahan pada beberapa persoalan.

Kunjungan Erdogan ke Jerman

Markel juga menepis kritik dari partai oposisi german atas rencana kunjungan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan ke Berlin ada 28-29 September.

“Kita tidak bisa terus berfikir dunia dalam istilah hitam dan putih, itu bukan kenyataannya,” katanya.

Pembicaraan penguatan antara Berlin dan Ankara sngat penting untuk mengatasi permasalahan saat ini, dia menambahkan.

Hubungan politik Turki dan Jerman mengalami beberapa kemunduran pada dua tahun terakhir, tapi keduanya sudah mengambil langkah perbaikan hubungan di beberapa bulan belakangan.

Merkel menggarisbawahi kalau Jerman dan Turki memiliki hubungan khusus berkat lebih dari 3 juta penduduk asal Turki yang tinggal di Jerman.

Pertumbuhan Keresahan Idlib

Berbicara  tentang pertumbuhan keresahan skala besar serangan militer dari rezim Suriah di Idlib, Merkel menekankan bahwa “segalanya harus dikerahkan untuk mencegah bencana kemanusiaan”  di kota yang dikontrol oleh serangan oposisi.

Merkel mengatakan dia bertelpon dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan Presiden Rusia Vladimir Putin untuk mendiskusikan situasi.

“[…] Warga sipil harus dilindungi,” Ia menekankan.

Berlokasi dekat perbatasan Turki, provinsi Idlib adalah rumah bagi 3 juta warga Suriah, banyak dari mereka yang mengungsi ke kota lain mengkuti serangan dari pasukan rezim.

Rezim Suriah baru-baru ini mengumumkan rencana untuk melancarkan serangan militer besar ke daerah tersebut.

Sebelumnya PBB memperingatkan minggu ini bahwa serangan akan memicu kepada “bencana kemanusiaan terburuk di abad ke-21”. (AWN)

 

Sumber: Anadolu Agency

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here