KAMMI Turki Kembali Laksanakan Daurah Marhalah 1 Di tengah Pandemi

BERITATURKI.COM, Ankara – Pengurus Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia Turki sukses menyelenggarakan agenda Youth Leadership Training 1 di tengah masa pandemi. Agenda ini juga biasa disebut Daurah Marhalah 1 yang merupakan agenda tahunan kaderisasi KAMMI guna melakukan perekrutan kader-kader baru.


Daurah Marhalah 1 kali ini menyajikan serangkaian acara bertemakan “Youth Leadership Training 1 – Mengubah Masa Krisis Menjadi Momentum Kebangkitan Generasi Millenial” dengan tujuan untuk melahirkan kader-kader KAMMI millenial yang tangguh dan berpendirian kuat sebagai modal mereka untuk menjadi pemimpin ideal di masa depan serta turut berperan dalam mewujudkan cita-cita KAMMI itu sendiri yaitu “Jayakan Indonesia 2045”, tutur Muhammad Alfathih Hidayat selaku Ketua Umum
Pengurus KAMMI Turki.


Acara Daurah Marhalah 1 ini diikuti oleh sejumlah mahasiswa diaspora Indonesia yang sedang
menempuh perkuliahan di Turki. Para peserta berdomisili di beberapa kota di Turki yang diantaranya adalah Kota Bandirma dan Konya.


Rangkaian kegiatan Daurah Marhalah 1 ini diawali dengan acara pra Daurah Marhalah 1 pada tanggal
1 September 2021 yang kemudian dilanjutkan dengan rangkaian acara utama yang dimulai dua hari kemudian yaitu tanggal 3-5 September 2021.
Pada tanggal 1 September 2021, panitia mengundang Mantan Gubernur Provinsi Jawa Barat Dr. H. Ahmad Heryawan, Lc., M.si. untuk menjadi pemateri di sebuah forum diskusi yang bertopik “Membumikan Semangat Aktivisme di Bumi Anatolia”. Pada forum diskusi ini Kang Aher menjabarkan secara singkat beraneka ragam aktivisme kaum muslimin pada masa Kesultanan Selcuk yang berdampak kepada terbentuknya Kekhalifahan Utsmaniyah, peran para aktivis kesultanan Turki dalam melahirkan ulama-ulama ulung nusantara, hingga peran diaspora bangsa Indonesia dalam memperjuangkan kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia di kancah internasional.


Kang Aher turut menjabarkan bahwasannya seorang aktivis yang baik harus mampu untuk bergaul dengan berbagai orang dari berbagai ideologi. Apalagi kita sebagai Bangsa Indonesia memiliki modal utama yang tidak dimiliki oleh bangsa lain yaitu keramah-tamahan, sehingga memudahkan kita untuk diterima oleh dunia internasional. Diaspora Indonesia di Turki diharapkan mampu untuk menjalin hubungan dan jaringan dengan berbagai lembaga lokal maupun internasional di Turki itu sendiri sehingga akan berdampak positif kepada Negara Indonesia di masa depan baik dari segi politik, ekonomi, dan sektor-sektor lainnya.


Daurah Marhalah 1 kali ini menyajikan beragam forum diskusi dan materi yang disampaikan oleh kader-kader senior KAMMI yang berada di Turki maupun di Indonesia. Selain itu panitia acara juga
menghadirkan beberapa kader KAMMI dari belahan negara lainnya yaitu Malaysia dan Libya sebagai peninjau acara.


Materi yang disampaikan adalah materi-materi pokok dalam alur kaderisasi KAMMI yaitu Aqidah dan Syahadatain, Syumuliyatul Islam, Islam Pemuda dan Perubahan Sosial, Problematika Ummat, Sejarah Filosofi Gerakan KAMMI, dan ditambahkan materi khusus yang bertemakan Gerakan Dakwah Politik di Turki.

Dalam acara Daurah Marhalah 1 ini peserta dituntut untuk aktif dalam melakukan dialog dan diskusi dengan pemateri. Selain untuk menciptakan atmosfir acara yang akrab dan dinamis, hal ini juga dimaksudkan untuk memantik pola berpikir kritis para peserta dalam mengomentari atau menyikapi suatu permasalahan. Disela-sela materi para peserta juga diminta untuk mengerjakan beberapa
penugasan terkait dengan materi yang dibahas.


“Di dauroh Marhalah 1 kita banyak belajar tentang bagaimana pemuda islam menyikapi berbagai
permasalahan yang ada di tubuh masyarakat terutama di tubuh kaum muslim. Materi-materi yang diberikan saya rasa wajib diketahui dan oleh seluruh pemuda muslim”, ujar Fahri Muhammad Fatih salah seorang peserta Daurah Marhalah 1 KAMMI Turki.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here