Kadir Mısıroğlu, Sejarawan Turki dan Penulis Terkemuka Wafat pada Usia 86 Tahun

0
61

BERITATURKI.COM, Istanbul – Kadir Mısıroğlu, seorang sejarawan dan penulis Turki terkemuka, meninggal pada Ahad malam, 5 Mei 2019. Dilahirkan pada 24 Januari 1933 di distrik Akçaabat, provinsi Laut Hitam Trabzon, ia melanjutkan pendidikannya hingga lulus SMA di provinsi tersebut.

Kadir kemudian pindah ke Istanbul pada tahun 1954 untuk menempuh sekolah hukum di Universitas Istanbul. Saat belajar hukum, minatnya pada sejarah tumbuh dan setelah bertahun-tahun bekerja, ia menerbitkan buku pertamanya pada tahun 1964, berjudul “Lausanne, Kemenangan atau Kerugian?”.

Ia kemudian mendirikan rumah penerbitan bernama ‘Sebil’ di Bursa pada tahun 1964, dan sebuah majalah eponymous 12 tahun kemudian. Sebil Publishing House masih aktif hingga hari ini, menerbitkan lebih dari 50 buku Mısıroğlu dan karya-karya dari penulis lain. Pandangannya yang tidak ortodoks tentang hal-hal dan peristiwa sejarah membuatnya menarik perhatian luas.

Dipenjara karena isi beberapa pidato dan buku-bukunya, ia kemudian dicabut kewarganegaraannya oleh pemerintah Kenan Evren, yang menjadi presiden setelah menggulingkan pemerintah Turki yang terpilih secara demokratis dalam kudeta tahun 1980. Tinggal di Jerman dan Inggris selama beberapa tahun, Kadir bisa kembali ke Turki pada tahun 1991 setelah perubahan hukum mengizinkannya. Ia kemudian memperoleh kembali kewarganegaraan Turki.

Kadir telah menulis lebih dari 50 buku, yang termasuk penelitian, non-fiksi dan puisi. Beberapa karya terkenalnya adalah “Kekejaman Yunani, Buku Hitam Turki”, “Pertanyaan Mosul dan Turki di Irak”, “Gerakan Muslim Hitam di Amerika”, “Masalah Armenia dan Kekejaman dari Sejarah Sampai Zaman Kita”, “Halaman dari Galeri Dosa CHP”, dan “Pengkhianatan Abad Ini, Struktur Paralel atau Halaman-halaman dari Galeri Dosa F. Gülen”.(Yn)

Sumber: Daily Sabah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here